Avokad (Persea americana)
merupakan buah yang berasal dari meksiko dan Amerika Tengah. Sebutan lain dari
si buah hijau ini diantaranya apuket, alpuket, jambu wolanda (sunda), apokat,
avokat, plokat (Jawa), apokat, alpokat, avokat, advokat (Sumatera); aguacate
(Spanyol); dan avocado atau aligator pear (Inggris).
Bagian luar avokad memiliki
tekstur kulit buah yang lembut dan berwarna hijau tua hingga ungu kecokelatan. Di
dalamnya, avokad memiliki daging buah yang lunak dan berwarna hijau muda di
dekat kuning. Bagi sebagian orang, avokad bukan sebagai pilihan buah untuk
dikonsumsi. Pasalnya, kandungan lemak dalam acokad relatif tinggi. Namun perlu
diketahui, lemak yang terkandung dalam buah ini justru merupakan lemak yang
menguntungkan bagi kesehatan tubuh. Selain asam lemak, avokad juga mengandung
20 jenis zat gizi yang berguna bagi kesehatan
Avokad merupakan buah yang banyak
disarankan selama proses diet, khususnya diet diabetes melitus dan diet
hipertensi atau Dietary Approach to Stop Hypertension (DASH) diet. Pasalnya,
avokad memiliki nilai glikemik indeks dan glikemik load yang rendah sehingga
cocok bagi penderita diabetes melitus. Sementara itu, tingginya kandungan
kalium dan asam lemak tak jenuh tunggal pada avokad menjadikannya sebagai salah
satu buah yang dianjurkan untuk diet hpertensi (DASH diet). Selain untuk diet,
avokad juga bermanfaat untuk mencegah kanker, menjaga kesehatan mata, menjaga
kesehatan jantung, mencegah stroke, melembapkan kulit, serta mencegah anemia
dan konstipasi.
Kandungan Gizi Avokad
Avokad memiliki kandungan nutrisi
yang sangat beragam, yaitu mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermafaat
bagi tubuh. Bagian tanama yang memiliki manfaat penting terhadap ksehatan yaitu daging buah. Daging buah avokad
mengandug asam lemak tidak jenuh tunggal, kalium, vitamin A, vitamin B, vitamin
C, vitamin E, vitamin K, lutein, serat dan asam folat. Berikut kandungan zat
gizi avokad secara lengkap.
Kandungan zat gizi avokad per 100 gram
Komponen Zat Gizi Jumlah
Air 84,3
gram
Energi 85
kcal
Protein 0,9
gram
Lemak 6,5
gram
Karbohidrat 7,7
gram
Serat 6,4
gram
Kalsium 10
mg
Fosfor 20
mg
Besi 0,9
mg
Natrium 2
mg
Kalium 278
mg
Karoten total 180
ug
Tiamin 0,05
mg
Vitamin C 10 mg
Asam Lemak Tidak Jenuh Tunggal, Penjegal Penyakit Jantug
Avokad mengandung asam lemak
tidak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh. Lemak ini berguna untuk
menurunkan kadar kolesterol dan kadar LDL (Low Density Lipopretein) sebagai
lemak jahat bagi tubuh. Karena itu, dengan mengkonsumsi avokad dapat mencegah
penyakit stroke, darah tinggi dan jantung.
Klaim avokad dapat menurunkan
kadar LDL bukan mitos belaka. Hal ini telah dibuktikan secara medis melalui
penelitian yang dilakukan oleh Grundy (1978) mengenai terapi diet yang berbeda
terhadap penurunan risiko penyakit jantung. Grundy membagi perlakuan menjadi
tiga kelompok, yaitu kelompok pertama mendapat terapi dengan diet tinggi asam
lemak tidak jenh tunggal, kelompok kedua mendapat terapi tinggi asam lemak
tidak jenuh ganda dan kelompok ketiga mendapat terapi rendah lemak dan tinggi
karbohidrat kompleks.
Hasil penelitiannya membuktikan
ketiga metode tersebut dapat mengurangi kadar LDL. Namun, hanya kelompok terapi
dengan diet asam lemak tidak jenuh tunggal yang terjadi peningkatan kadar High
Density Lipoprotein (HDL). Jenis asam lemak ini berperan sebagai “lemak baik”. Sebaliknya,
diet tinggi asam lemak tidak jenuk ganda atau diet rendah lemak dan tinggi
karbohidrat kompleks menyebabkan peningkatan trigliserida darah yang berisiko
timbulnya penyakit jantung
Studi terbaru yang dilakukan
terhadap 45 responden yang mengkonsumsi avokad setiap hari selama seminggu
nyatanya mampu menurunkan kolesterol LDL sebanyak 17% dan menaikkan kolesterol
HDL sebanyak 11%. Penelitian lain yang dilakukan oleh Pieterse (2003) juga
menyatakan bahwa asam lemak tidak jenuh tunggal merupakan asam lemak yang
membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
Kalium, Penjegal Stroke
Kalium merupakan unsur mineral yang
berperan dalam mengatur keseimbangan asam-basa tubuh, sintesis protein dan
penggunaan karbohidrat di dalam tubuh, hasil penelitian dari Journal of the
American College of Cardiologi menyimpulkan bahwa asupan kalium harian sebesar
1.600 mg mampu menurunkan risiko stroke lebih dari 20%. Jumlah kalium tersebut
hanya setengah dari jumlah yang dianjurkan untuk konsumsi harian sebanyak 3.500
mg.
Karotenoid, Sumber Antioksidan
Avokad mengandung lutein dan
karotenoid zeaxanthin, seperti alpha-karoten dan beta-karoten. Lutein dan
zeaxanthin merupakan antioksidan yang berperan dalam menjaga kesehatan mata. Berdasarkan
studi yang diterbitkan oleh Clin Dermatol (2009), lutein dan zeaxanthin
berfungsi untuk mengatur panjang gelombang energi penglihatan dan berfungsi
sebagai antioksidan untuk mencegah serangan radikal bebas terhadap mata. Selain
berperan menjaga kesehatan mata, karotenoid juga berperan mencegah terjadinya
kanker dan penyakit jantung. Tahukah anda? Kandungan asam lemak tidak jenuh
tunggal pada avokad akan bekerja sama dengan karotenoid untuk meningkatkan
proses penyerapan karotenoid di dalam tubuh. Sebuah studi yang diterbitkan oleh
Journal of Nutrition menyebutkan
bahwa kandungan asam lemak dalam avokad dapat membantu peningkatan proses
penyerapan beta karoten hingga 2,5 kali lipat. Artinya, risiko penyakt kanker
dan jantung akan menurun dengan mengkonsumsi avokad.
Vitamin, Pemusnah Radikal Bebas
Vitamin yang terdapat dalam
avokad di antaranya vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E dan vitamin K. Vitamin
B6 dalam avokad berfungsi untuk membantu sistem kekebalan tubuh yang
menghasilkan antibodi. Selain itu, vitamin B6 juga berperan menjaga fungsi
saraf dan membentuk sel darah merah.
Vitamin C sebagai antioksidan
dapat mencegah kerusakan sel akibat oksidasi radikal bebas. Vitamin C berperan
untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan di suluruh bagian tubuh. Sama halnya
dengan vitamin C, vitamin E dalam avokad juga berperan sebagai sumber
atioksidan. Sementara itu, vitamin K berfungsi sebagai anti-pendarahan.
Serat, Laksatif Alami
Dalam 100 gram avokad terkandung
6,4 gram serat. Kandungan serat dalam avokad dapat memberikan efek kesehatan
seperti efek laksatif atau memperlancar buang air besar, mengatur kadar
kolesterol darah dan mengatur kadar gula darah. Serat pangan berfungsi mengikat
asam empedu sehingga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Selain itu,
serat juga dapat menurunkan penyerapan gula dalam usus.
Asam Folat, Penjaga Kesehatan Jantung
Kandungan asam folat dalam avokad
dapat menjaga jantung anda tetap sehat. Dalam sebuah penelitian, seseorang yang
melakukan diet kaya avokad mengalami penurunan kadar LDL dan kolesterol total
yang signifikan. Bersamaan dengan itu, kadar HDL mengalami peningkatan. Melalui
penurunan kadar LDL, kolesterol total dan peningkatan kadar HDL dapat menjaga
jantung Anda tetap sehat dan terbebas dari timbunan plak pembuluh darah
avokad berperan untuk menurunkan kadar kolesterol dan LDL
dalam tubuh sehingga mampu menurunkan


No comments:
Post a Comment