Friday, November 3, 2017

AVOKAD PENJAGA KESEHATAN JANTUNG


Avokad (Persea americana) merupakan buah yang berasal dari meksiko dan Amerika Tengah. Sebutan lain dari si buah hijau ini diantaranya apuket, alpuket, jambu wolanda (sunda), apokat, avokat, plokat (Jawa), apokat, alpokat, avokat, advokat (Sumatera); aguacate (Spanyol); dan avocado atau aligator pear (Inggris).
Bagian luar avokad memiliki tekstur kulit buah yang lembut dan berwarna hijau tua hingga ungu kecokelatan. Di dalamnya, avokad memiliki daging buah yang lunak dan berwarna hijau muda di dekat kuning. Bagi sebagian orang, avokad bukan sebagai pilihan buah untuk dikonsumsi. Pasalnya, kandungan lemak dalam acokad relatif tinggi. Namun perlu diketahui, lemak yang terkandung dalam buah ini justru merupakan lemak yang menguntungkan bagi kesehatan tubuh. Selain asam lemak, avokad juga mengandung 20 jenis zat gizi yang berguna bagi kesehatan
Avokad merupakan buah yang banyak disarankan selama proses diet, khususnya diet diabetes melitus dan diet hipertensi atau Dietary Approach to Stop Hypertension (DASH) diet. Pasalnya, avokad memiliki nilai glikemik indeks dan glikemik load yang rendah sehingga cocok bagi penderita diabetes melitus. Sementara itu, tingginya kandungan kalium dan asam lemak tak jenuh tunggal pada avokad menjadikannya sebagai salah satu buah yang dianjurkan untuk diet hpertensi (DASH diet). Selain untuk diet, avokad juga bermanfaat untuk mencegah kanker, menjaga kesehatan mata, menjaga kesehatan jantung, mencegah stroke, melembapkan kulit, serta mencegah anemia dan konstipasi.

Kandungan Gizi Avokad
Avokad memiliki kandungan nutrisi yang sangat beragam, yaitu mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermafaat bagi tubuh. Bagian tanama yang memiliki manfaat penting terhadap ksehatan  yaitu daging buah. Daging buah avokad mengandug asam lemak tidak jenuh tunggal, kalium, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, lutein, serat dan asam folat. Berikut kandungan zat gizi avokad secara lengkap.

Kandungan zat gizi avokad per 100 gram
Komponen Zat Gizi                                          Jumlah
Air                                                                        84,3 gram
Energi                                                                   85 kcal
Protein                                                                  0,9 gram
Lemak                                                                  6,5 gram
Karbohidrat                                                          7,7 gram
Serat                                                                     6,4 gram
Kalsium                                                                10 mg
Fosfor                                                                   20 mg
Besi                                                                       0,9 mg
Natrium                                                                 2 mg
Kalium                                                                  278 mg
Karoten total                                                         180 ug
Tiamin                                                                   0,05 mg
Vitamin C                                                              10 mg

Asam Lemak Tidak Jenuh Tunggal, Penjegal Penyakit Jantug
Avokad mengandung asam lemak tidak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh. Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol dan kadar LDL (Low Density Lipopretein) sebagai lemak jahat bagi tubuh. Karena itu, dengan mengkonsumsi avokad dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi dan jantung.
Klaim avokad dapat menurunkan kadar LDL bukan mitos belaka. Hal ini telah dibuktikan secara medis melalui penelitian yang dilakukan oleh Grundy (1978) mengenai terapi diet yang berbeda terhadap penurunan risiko penyakit jantung. Grundy membagi perlakuan menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok pertama mendapat terapi dengan diet tinggi asam lemak tidak jenh tunggal, kelompok kedua mendapat terapi tinggi asam lemak tidak jenuh ganda dan kelompok ketiga mendapat terapi rendah lemak dan tinggi karbohidrat kompleks.
Hasil penelitiannya membuktikan ketiga metode tersebut dapat mengurangi kadar LDL. Namun, hanya kelompok terapi dengan diet asam lemak tidak jenuh tunggal yang terjadi peningkatan kadar High Density Lipoprotein (HDL). Jenis asam lemak ini berperan sebagai “lemak baik”. Sebaliknya, diet tinggi asam lemak tidak jenuk ganda atau diet rendah lemak dan tinggi karbohidrat kompleks menyebabkan peningkatan trigliserida darah yang berisiko timbulnya penyakit jantung

Studi terbaru yang dilakukan terhadap 45 responden yang mengkonsumsi avokad setiap hari selama seminggu nyatanya mampu menurunkan kolesterol LDL sebanyak 17% dan menaikkan kolesterol HDL sebanyak 11%. Penelitian lain yang dilakukan oleh Pieterse (2003) juga menyatakan bahwa asam lemak tidak jenuh tunggal merupakan asam lemak yang membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Kalium, Penjegal Stroke
Kalium merupakan unsur mineral yang berperan dalam mengatur keseimbangan asam-basa tubuh, sintesis protein dan penggunaan karbohidrat di dalam tubuh, hasil penelitian dari Journal of the American College of Cardiologi menyimpulkan bahwa asupan kalium harian sebesar 1.600 mg mampu menurunkan risiko stroke lebih dari 20%. Jumlah kalium tersebut hanya setengah dari jumlah yang dianjurkan untuk konsumsi harian sebanyak 3.500 mg.

Karotenoid, Sumber Antioksidan
Avokad mengandung lutein dan karotenoid zeaxanthin, seperti alpha-karoten dan beta-karoten. Lutein dan zeaxanthin merupakan antioksidan yang berperan dalam menjaga kesehatan mata. Berdasarkan studi yang diterbitkan oleh Clin Dermatol (2009), lutein dan zeaxanthin berfungsi untuk mengatur panjang gelombang energi penglihatan dan berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah serangan radikal bebas terhadap mata. Selain berperan menjaga kesehatan mata, karotenoid juga berperan mencegah terjadinya kanker dan penyakit jantung. Tahukah anda? Kandungan asam lemak tidak jenuh tunggal pada avokad akan bekerja sama dengan karotenoid untuk meningkatkan proses penyerapan karotenoid di dalam tubuh. Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Nutrition menyebutkan bahwa kandungan asam lemak dalam avokad dapat membantu peningkatan proses penyerapan beta karoten hingga 2,5 kali lipat. Artinya, risiko penyakt kanker dan jantung akan menurun dengan mengkonsumsi avokad.

Vitamin, Pemusnah Radikal Bebas
Vitamin yang terdapat dalam avokad di antaranya vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E dan vitamin K. Vitamin B6 dalam avokad berfungsi untuk membantu sistem kekebalan tubuh yang menghasilkan antibodi. Selain itu, vitamin B6 juga berperan menjaga fungsi saraf dan membentuk sel darah merah.
Vitamin C sebagai antioksidan dapat mencegah kerusakan sel akibat oksidasi radikal bebas. Vitamin C berperan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan di suluruh bagian tubuh. Sama halnya dengan vitamin C, vitamin E dalam avokad juga berperan sebagai sumber atioksidan. Sementara itu, vitamin K berfungsi sebagai anti-pendarahan.

Serat, Laksatif Alami
Dalam 100 gram avokad terkandung 6,4 gram serat. Kandungan serat dalam avokad dapat memberikan efek kesehatan seperti efek laksatif atau memperlancar buang air besar, mengatur kadar kolesterol darah dan mengatur kadar gula darah. Serat pangan berfungsi mengikat asam empedu sehingga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Selain itu, serat juga dapat menurunkan penyerapan gula dalam usus.

Asam Folat, Penjaga Kesehatan Jantung

Kandungan asam folat dalam avokad dapat menjaga jantung anda tetap sehat. Dalam sebuah penelitian, seseorang yang melakukan diet kaya avokad mengalami penurunan kadar LDL dan kolesterol total yang signifikan. Bersamaan dengan itu, kadar HDL mengalami peningkatan. Melalui penurunan kadar LDL, kolesterol total dan peningkatan kadar HDL dapat menjaga jantung Anda tetap sehat dan terbebas dari timbunan plak pembuluh darah

                                avokad berperan untuk menurunkan kadar kolesterol dan LDL
                                               dalam tubuh sehingga mampu menurunkan

No comments:

Post a Comment