Buah delima dapat dimakan dalam
keadaan segar. Namun, serta dapat diolah menjadi berbagai produk makanan atau
minuman, seperti campuran rujak buah, salad buah, jus atau sari buah. Untuk
dapat merasakan kenikmatan dan khasiat delima, anda dapat mengolahnya menjadi
jus untuk menciptakan sensasi yang menggiurkan. Selain daging buahnya, biji
delima ternyata dapat dikonsumsi. Menurut pengobatan hergal tradisional Cina,
biji delima memiliki khasiat antiradang dan dapat mengatasi rematik.
Pada dasarnya, delima dapat
dikonsumsi oleh seluruh tingkatan umur, mulai anak-anak hingga lansia. Namun,
satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengkonsumsi buah ini. Seperti
yang diketahui, sebagian besar buah delima terdiri dari biji delima yang
relatif keras. Karena itu, perlu pengolahan khusus yang memudahkan anak-anak
dan orang tua lanjut usia untuk mengkonsumsi delima, salah satunya dengan cara
dibuat jus delima. Ketika anda membeli buah delima, pilih buah dengan kondisi
fisik yang berat dan kulitnya tidak retak-retak. Penyimpanan maksimum buah
delima di dalam lemari pendingin sekitar enam bulan.
Biji delima mengandung polifenol dan kaya serat. karena itu, cara tepat mengkonsumsi delima
adalah dengan membiasakan diri mengkonsumsi daging buah beserta biji buahnya
Menu Olahan Delima
Jus Buah Delima
Bahan
§
150 g buah delima
§
10 g gula merah
§
1 sdm air perasaan jeruk nipis
§
200 cc air matang
Cara Membuat
1.
Bersihkan buah delima, lalu belah dua. Pisahkan
bijinya dengan menyaringnya menggunakan kain kasa. Buang ampas biji yang
tertinggal di kain kasa.
2.
Selain air perasan jeruk nipis, masukkan
bahan-bahan ke dalam blender, lalu hancurkan hingga halus.
3.
Sajikan ke dalam gelas, lalu beri perasan air
jeruk nipis
Untuk 1 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi 166,4 kcal
Protein 2,6 gram
Lemak 1,8 gram
Karbohidrat 38,8 gram
“Jus ini baik dikonsumsi oleh
penderita penyakit jantung koroner, kanker, hiperkolesterolemia. Selain itu,
jus ini dapat digunakan untuk menunda penuaan”.
Wedang Puding Biji
Delima
Bahan Puding
§
50 g biji delima, rebus
§
1 pak agar-agar putih
§
300 ml santan dari 1 butir kelapa
§
50 g gula pasir
§
2 lembar daun pandan
§
½ sdt garam
Bahan Wedang
§
500 ml air
§
100 g gula merah, sisir
§
2 lembar daun jeruk purut
§
2 lembar daun pandan
§
30 g jahe, memarkan
§
2 sdm kayu manis
§
2 butir cengkeh
§
½ sdt garam
Pelengkap
ΓΌ
5 buah nangka, potong memanjang
Cara Membuat
1.
Untuk membuat puding, masukkan santan, agar-agar,
gula pasir, daun pandan dan garam ke dalam wadah. Rebus seluruh bahan hingga
mendidih
2.
Masukkan biji delima, lalu aduk rata. Tuangkan
ke dalam loyang dan biarkan sampai mengeran. Potong dadu berukuran 2 cm
3.
Untuk membuat wedang, rebus seluruh bahan.
Wedang di atas api kecil hinga mendidih. Angkat dan saring.
4.
Siapkan gelas hidang, masukkan potongan puding
dan nangka, lalu tuang wedang panas. Sajikan saat panas.
Untuk 5 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi 195,34
Protein 0,94 gram
Lemak 6,24 gram
Karbohidrat 36,42 gram
“Minuman ini baik dikonsumsi oleh
penderita kanker. Selain itu, minuman ini dapat
digunakan untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan”.
Kolak Ubi Delima
Bahan
§
1 kg ubi merah
§
150 g delima merah
§
125 g tepung sagu
§
½ sdt garam
§
200 g gula merah pasir
§
400 ml air
§
4 lembar daun pandan, buat simpul
Kuah
§
1 liter santan cair
§
½ sdt garam
Cara Membuat
1.
Rebus atau kukus ubi merah hingga matang. Angkat
dan buang kulitnya. Haluskan hingga lembut, lalu campur bersama tepung sagu dan
garam. Aduk rata.
2.
Bentuk adonan menjadi bola-bola ukuran kecil
hingga adonan habis. Sisihkan.
3.
Rebus air bersama gula merah dan daun pandan
hingga mendidih dan gula menjadi larut. Masukan adonan bola-bola ubi, lalu
rebus hingga mengapung dan matang, lalu angkat.
4.
Untuk membuat kuah, rebus santan dan sedikit
garam. Aduk kuah agar santan tidak pecah hingga mendidih. Masukan delima merah.
Aduk, lalu angkat.
5.
Tuang bola-bola ke dalam mangkuk. Siramkan kuah
di atasnya. Sajikan selagi hangat.
Untuk 15 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi 206,17 kcal
Protein 1,79 gram
Lemak 4,66 gram
Karbohidrat 40,65 gram
“Resep ini baik dikonsumsi
sebagai makanan selingan yang kaya energi. Resep ini dapat dijadikan salah satu
makanan pilihan bagi penderita kanker”.


No comments:
Post a Comment