Friday, November 17, 2017

BAYAM RAJA SAYUR PENGHALAU PENYAKIT DEGENERATIF




Siapa yang tak kenal Popeye Si Pelaut? Masih ingat makanan apa yang bisa membuat Popeye memiliki kekuatan super untuk mengalahkan Brutus, musuh bebuyutannya? Yap bayam. Salah satu animasi anak-anak tersebut sangat epic karena secara tidak langsung mengajak anak-anak untuk suka makan sayur, khususnya bayam, agar kuat seperti Popeye. Sebenarnya apa saja sih yang ada di dalam bayam? Apakah benar bayam memiliki kemampuan yang begitu hebatnya hingga Popeye yang sudah tak bertenaga bisa dengan mudahnya mengalahkan musuh hanya dengan sekaleng bayam? Sayuran yang memiliki nama ilmiah Amaranthus sp. ini dianggap sebagai raja sayuran karena kandungan gizinya yang tinggi. Bayam berasal dari Amerika Selatan dan Tengah. Bermula dari suku asli Meksiko, Aztec, yang telah membudidayakan bayam berjuta tahun yang lalu. Di kalangan suku tersebut bayam merupakan tanaman yang penting dari bagian kebudayaan mereka. Bahkan, mereka membuat patung-patung dewa dari adonan bayam, yang akhirnya akan dimakan. Bukan hanya itu, berton-ton biji bayam pun digunakan sebagai persembahan bagi penguasa dan pendeta kepala.

Suku Aztec juga mengetahui manfaat bayam bagi ketahanan tubuh, terbukti tentaranya yang dibekali bayam sebagai pelengkap kesehatan. Namun, ketika penjelajah Spanyol mendarat ke Meksiko 500 tahun yang lalu, mereka menghancurkan patung-patung dewa serta membakar ladang bayam. Bahkan, mereka juga akan menghukum mati bagi siapa saja yang menanam atau memakan biji bayam. Tidak begitu jelas apa alasan penjelajah Spanyol melakukan pelarangan tersebut. Penyebab inilah yang membuat produksi bayam turun drastis di kalangan masyarakat Aztec.
Masuknya tanaman bayam ke Indonesia sendiri bersamaan dengan lalu lintas perdagangan luar negeri yang memasarkan barang dagangannya pada abad ke-19 atau sekitar tahun 1900. Tanaman ini mudah tumbuh di iklim panas dan dan semi-gersang. Saat ini, ada dua jenis bayam yang kita kenal, yaitu bayam liar dan bayam budi daya. Bayam liar terdiri dari dua jenis, yaitu bayam tanah dan bayam berduri. Bayam jenis ini biasanya tidak utuk dikonsumsi. Ciri-ciri dari bayam liar adalah batangnya yang berwarna merah, daunnya kaku dan berduri.
Sementara itu, bayam yang sering kita jumpai di meja makan, merupakan bayam budi daya yang terdiri dari dua jenis, yaitu bayam cabut atau bayam sekul alias bayam putih dan bayam petik. Seperti namanya, bayam cabut adalah bayam yang dipanen dengan cara dicabut seluruh bagian tanaman beserta akar-akarnya dan tentu saja bayam petik adalah bayam yang panennya dilakukan dengan cara dipetik bagian daun atau pucuk daunnya saja. masa panen bayam petik dapat berulang selama tanaman masih produktif. Bayam yang memiliki batang kemerahan disebut bayam merah, sedangkan bayam yang batangnya putih disebut bayam putih.
              bayam hijau kaya akan lutein dan asam folat utuk mencegah penyakit jantung 
                                                   dan bayi lahir cacat pada bagian syaraf

Kandungan Gizi Bayam
Bayam memiliki kandungan serat yang tinggi. Selain seratnya yang bermanfaat, masih banyak kandungan gizi yang terdapat di dalam bayam. Berikut kandungan zt gizi lengkap dalam bayam.

Kandungan gizi bayam per 100 gram bahan
Kandungan Gizi                 Bayam Hijau                       Bayam Merah
Kalori (kcal)                         36                                           51
Protein (gram)                      3,5                                          4,6
Karbohidrat (gram)              6,5                                          1
Calsium (mg)                       265                                         368
Fosfor (mg)                          67                                           11,1
Besi (mg)                             3,9                                           2,2
Vitamin A (S.I)                    6.090                                      5.800
Vitamin B (mg)                   0,08                                         0,08
Vitamin C (mg)                   80                                            80
Air (gram)                           86,9                                         82

Bayam memiliki beragam manfaat. Bahkan, sayuran ini menjadi sayuran prioritas pertama di Rumah Sakit DKI Jakarta. Menurut Direktorat Gizi Departemen Kesehatan bayam juga mengandung beragam jenis vitamin dan garam-garam mineral penting yang diperlukan tubuh. Berikut kandungan bayam dan beberapa manfaat bayam bagi kesehatan.

Vitamin dan Mineral, Pencegah Anemia
Bayam merupakan sayuran yang paling padat gizi dan sangat baik sebagai sumber zat hijau atau klorofil. Beberapa vitamin dan mineral yang terdapat dalam bayam adalah vitamin A, B kompleks, C, E, K, karoten, mangan, kalsium dan yodium.
Selain itu, bayam pun mengandung protein yang dalam takaran tertentu jumlahnya setara dengan kandungan protein dalam dagig. Kandungan besi dalam bayam juga relatif tinggi dibandingkan sayuran lain. Kandungan ini sangat berguna untuk para penderita anemia. Namun, seperti pada sayuran lainnya zat besi dalam bayam ini sukar diserap oleh tubuh. Untuk membantu penyerapannya, sebaiknya bayam dikonsumsi bersama dengan sumber makanan lain.

Lutein dan Asam Folat, Pencegah Penyakit Jantung
Lutein dan asam folat yang terdapat di dalam bayam dapat mencegah penyakit jantung dan bayi lahir cacat pada bagian syaraf. Asam folat bermanfaat untuk melindungi otot jantung dari meningkatnya kadar glukosa yang mudah larut dan mengandung vitamin B9. Bayam ternyata juga kaya magnesium yang bermanfaat sebagai pembentukan batu empedu. Jumlah magnesium pada bayam hampir setara dengan ikan, kacang almond, avokad, pisang dan kismis.
Manfaat bayam dapat dinikmati dalam berbagai bentuk. Sebagai makanan konsumsi, bayam dapat meningkatkan kerja ginjal dan melancarkan pencernaan. Daun bayam dapat digunakan untuk membersihkan darah persalinan serta memperkuat akar rambut. Akarnya pun dapat digunakan untuk mencegah disentri.
Melihat banyaknya manfaat bayam yang telah dipaparkan tadi, tak berlebihan jika bayam pantas mendapat julukan rajanya sayuran. Namun, tak semua orang bisa mengkonsumsi bayam dalam jumlah banyak, terutama yang memiliki kadar asam urat dalam darah yang cukup tinggi dan rematik. Bayam mengandung purin yang cukup tinggi, yang akan memperburuk kondisi penderita asam urat jika konsumsinya tidak dibatasi.


No comments:

Post a Comment