Siapa yang tak kenal Popeye Si
Pelaut? Masih ingat makanan apa yang bisa membuat Popeye memiliki kekuatan
super untuk mengalahkan Brutus, musuh bebuyutannya? Yap bayam. Salah satu
animasi anak-anak tersebut sangat epic karena secara tidak langsung mengajak
anak-anak untuk suka makan sayur, khususnya bayam, agar kuat seperti Popeye.
Sebenarnya apa saja sih yang ada di dalam bayam? Apakah benar bayam memiliki
kemampuan yang begitu hebatnya hingga Popeye yang sudah tak bertenaga bisa
dengan mudahnya mengalahkan musuh hanya dengan sekaleng bayam? Sayuran yang
memiliki nama ilmiah Amaranthus sp. ini dianggap sebagai raja sayuran karena
kandungan gizinya yang tinggi. Bayam berasal dari Amerika Selatan dan Tengah.
Bermula dari suku asli Meksiko, Aztec, yang telah membudidayakan bayam berjuta
tahun yang lalu. Di kalangan suku tersebut bayam merupakan tanaman yang penting
dari bagian kebudayaan mereka. Bahkan, mereka membuat patung-patung dewa dari
adonan bayam, yang akhirnya akan dimakan. Bukan hanya itu, berton-ton biji
bayam pun digunakan sebagai persembahan bagi penguasa dan pendeta kepala.
Suku Aztec juga mengetahui
manfaat bayam bagi ketahanan tubuh, terbukti tentaranya yang dibekali bayam
sebagai pelengkap kesehatan. Namun, ketika penjelajah Spanyol mendarat ke
Meksiko 500 tahun yang lalu, mereka menghancurkan patung-patung dewa serta
membakar ladang bayam. Bahkan, mereka juga akan menghukum mati bagi siapa saja
yang menanam atau memakan biji bayam. Tidak begitu jelas apa alasan penjelajah
Spanyol melakukan pelarangan tersebut. Penyebab inilah yang membuat produksi
bayam turun drastis di kalangan masyarakat Aztec.
Masuknya tanaman bayam ke
Indonesia sendiri bersamaan dengan lalu lintas perdagangan luar negeri yang
memasarkan barang dagangannya pada abad ke-19 atau sekitar tahun 1900. Tanaman
ini mudah tumbuh di iklim panas dan dan semi-gersang. Saat ini, ada dua jenis
bayam yang kita kenal, yaitu bayam liar dan bayam budi daya. Bayam liar terdiri
dari dua jenis, yaitu bayam tanah dan bayam berduri. Bayam jenis ini biasanya
tidak utuk dikonsumsi. Ciri-ciri dari bayam liar adalah batangnya yang berwarna
merah, daunnya kaku dan berduri.
Sementara itu, bayam yang sering
kita jumpai di meja makan, merupakan bayam budi daya yang terdiri dari dua
jenis, yaitu bayam cabut atau bayam sekul alias bayam putih dan bayam petik.
Seperti namanya, bayam cabut adalah bayam yang dipanen dengan cara dicabut
seluruh bagian tanaman beserta akar-akarnya dan tentu saja bayam petik adalah
bayam yang panennya dilakukan dengan cara dipetik bagian daun atau pucuk
daunnya saja. masa panen bayam petik dapat berulang selama tanaman masih
produktif. Bayam yang memiliki batang kemerahan disebut bayam merah, sedangkan
bayam yang batangnya putih disebut bayam putih.
bayam hijau kaya akan lutein dan asam folat utuk mencegah penyakit jantung
dan bayi lahir cacat pada bagian syaraf
Kandungan Gizi Bayam
Bayam memiliki kandungan serat
yang tinggi. Selain seratnya yang bermanfaat, masih banyak kandungan gizi yang
terdapat di dalam bayam. Berikut kandungan zt gizi lengkap dalam bayam.
Kandungan gizi bayam per 100 gram
bahan
Kandungan Gizi Bayam Hijau Bayam Merah
Kalori (kcal) 36 51
Protein (gram) 3,5 4,6
Karbohidrat (gram) 6,5 1
Calsium (mg) 265 368
Fosfor (mg) 67 11,1
Besi (mg) 3,9 2,2
Vitamin A (S.I) 6.090 5.800
Vitamin B (mg) 0,08 0,08
Vitamin C (mg) 80 80
Air (gram) 86,9 82
Bayam memiliki beragam manfaat.
Bahkan, sayuran ini menjadi sayuran prioritas pertama di Rumah Sakit DKI
Jakarta. Menurut Direktorat Gizi Departemen Kesehatan bayam juga mengandung
beragam jenis vitamin dan garam-garam mineral penting yang diperlukan tubuh.
Berikut kandungan bayam dan beberapa manfaat bayam bagi kesehatan.
Vitamin dan Mineral, Pencegah Anemia
Bayam merupakan sayuran yang
paling padat gizi dan sangat baik sebagai sumber zat hijau atau klorofil.
Beberapa vitamin dan mineral yang terdapat dalam bayam adalah vitamin A, B
kompleks, C, E, K, karoten, mangan, kalsium dan yodium.
Selain itu, bayam pun mengandung
protein yang dalam takaran tertentu jumlahnya setara dengan kandungan protein
dalam dagig. Kandungan besi dalam bayam juga relatif tinggi dibandingkan
sayuran lain. Kandungan ini sangat berguna untuk para penderita anemia. Namun,
seperti pada sayuran lainnya zat besi dalam bayam ini sukar diserap oleh tubuh.
Untuk membantu penyerapannya, sebaiknya bayam dikonsumsi bersama dengan sumber
makanan lain.
Lutein dan Asam Folat, Pencegah Penyakit Jantung
Lutein dan asam folat yang
terdapat di dalam bayam dapat mencegah penyakit jantung dan bayi lahir cacat
pada bagian syaraf. Asam folat bermanfaat untuk melindungi otot jantung dari
meningkatnya kadar glukosa yang mudah larut dan mengandung vitamin B9. Bayam ternyata
juga kaya magnesium yang bermanfaat sebagai pembentukan batu empedu. Jumlah magnesium
pada bayam hampir setara dengan ikan, kacang almond, avokad, pisang dan kismis.
Manfaat bayam dapat dinikmati
dalam berbagai bentuk. Sebagai makanan konsumsi, bayam dapat meningkatkan kerja
ginjal dan melancarkan pencernaan. Daun bayam dapat digunakan untuk
membersihkan darah persalinan serta memperkuat akar rambut. Akarnya pun dapat
digunakan untuk mencegah disentri.
Melihat banyaknya manfaat bayam
yang telah dipaparkan tadi, tak berlebihan jika bayam pantas mendapat julukan
rajanya sayuran. Namun, tak semua orang bisa mengkonsumsi bayam dalam jumlah
banyak, terutama yang memiliki kadar asam urat dalam darah yang cukup tinggi
dan rematik. Bayam mengandung purin yang cukup tinggi, yang akan memperburuk
kondisi penderita asam urat jika konsumsinya tidak dibatasi.


No comments:
Post a Comment