Asam folat yang terkandung dalam
labu siam juga mampu memenuhi kebutuhan 23,25% asam folat bagi tubuh jika kita
mengkonsumsi labu siam sebanyak 100 gram. Walaupun hampir semua bagian labu
siam bermanfaat bagi tubbuh dan memberikan efek positif, tetapi saat ii belum
semua bagian dari labu siam dapat dikonsumsi. Kebanyakan masyarakat masih
mengkonsumsi bagian daging buahnya saja.
Daging buah labu siam biasa
diolah menjadi ssayur lodeh, oseng-oseng atau sayur asam oleh masyarakat
Indonesia. Selain itu, pucuk batang dan daun mudanya juga biasa diolah sebagai
lalapan. Sementara di Meksiko, labu siam bukan hanya sebagai makanan pelengkap.
Labu siam memegang peranan penting sebagai cadanga makanan bagi penduduk
Meksiko. Mereka biasa mengolahnya dengan cara direbus atau dimasak menjadi
makanan yang lezat.
ANDA HARUS TAHU!
Kandungan asam folat dalam labu
siam terbukti mampu mecegah gangguan gastrointestinal yang aman. Sayuran ini
juga aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki lambung sensitif dan baik
dikonsumsi oleh penderita maag.
Menu Olahan Labu Siam
Tumis Labu Siam
Bahan
§
250 gram labu siam, potong panjang
§
250 gram jagung putren, belah memanjang
§
5 buah bawang merah, iris tipis
§
1 lembar daun salam
§
1 cm lengkuas, memarkan
§
3 buah cabai merah besar, iris serong
§
¾ sdt garam
§
¼ sdt merica bubuk
§
¼ sdt gula pasir
§
200 ml air
§
3 sdm minyak untuk menumis
Bumbu yang Dihaluskan
§
3 siung bawang putih
§
¼ sdt merica
§
2 butir kemiri, sangrai
§
1 sdt ebi, seduh, sangrai
Cara Membuat
1.
Tumis bawang merah, daun salam, lengkuas, cabai
merah dan bumbu halus sampai harum
2.
Masukkan labu siam dan jagung manis. Aduk hingga
layu. Tambahkan garam, merica bubuk, gula pasir dan air
3.
Masak hingga semua bahan matang dan air habis.
Untuk 5 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi : 112,9 kcal (18,5%)
Karbohidrat : 18,6 gram (4,4%)
Protein : 3,8 gram (6,4%)
Lemak : 4,3 gram (6%)
Tumis labu siam memiliki serat
tinggi sehingga mampu mengatasi sembelit dan direkomendasikan bagi penderita
lambung yang sensitif

No comments:
Post a Comment