Sunday, November 26, 2017

CARA TEPAT MENGKONSUMSI KEMBANG KOL




Bagian kembang kol yang dapat dikonsumsi adalah kelopak bunganya. Dari keseluruhan bagian kembang kol, hanya 50% bagian yang dapat diolah dan dikonsumsi. Sebelum dikonsumsi, sebaiknya kembang kol dibersihkan, kemudian direbus dan diolah menjadi makanan yang diinginkan.
Banyak cara yang dilakukan untuk mengolah kembang kol. Cara pengolahan yang paling umum adalah mengolahnya menjadi sup, cap cay atau menjadi campuran sayuran lain. Seperti pada sayuran lainnya, mengolah kembang kol ini sebaiknya tidak terlalu lama, agar kandungan zat gizinya tak banyak terbuang.

ANDA HARUS TAHU!
Indol-3-carbinol yang terkandung pada kembang kol berperan sebagai pencegah leukimia, limfomia dan kanker.


Menu Olahan Kembang Kol
Kembang Kol Goreng Tepung
Bahan
§ 200 gram kembang kol (sudah dipotong per kuntum)
§ ½ sdt garam
§ 300 ml air
§ Minyak untuk menggoreng

Bahan Adonan Tepung
§ 150 gram tepung terigu
§ 30 gram tepung sagu
§ 1 sdt soda kue
§ ¼ sdt kaldu ayam bubuk (jika suka)
§ 1 sdt garam
§ 1 batang seledri, cincang halus
§ 1 sdm minyak goreng
§ 250 ml air es

Cara Membuat
1.     Rendam kembang kol dengan larutan garam dan air, diamkan selama 30 menit
2.     Campurkan tepung terigu, tepung sagu, soda kue, kaldu ayam bubuk, cabai bubuk, garam dan seledri. Masukkan minyak goreng dan air es sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.
3.     Celupkan kembang kol ke dalam adonan tepung. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang. Sajikan hangat

Untuk 4 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi                  : 242,5 kcal (39,8%)
Karbohidrat        : 38,4 gram (9,2%)
Protein                : 4,5 gram (7,6%)
Lemak                 : 7,9 gram (11,2%)


Kembang kol goreng tepung yang tinggi serat ini cocok dikonsumsi penderita hiperkolesterolemia dan penderita diabetes. Selain itu, camilan ini dapat membantu menenangkan diri dari rasa stres, gelisah dan sakit kepala.


                  ternyata konsumsi kembang kol dapat membantu mengatasi sakit kepala,
                                              gelisah, stres dan gangguan sirkulasi






                                

No comments:

Post a Comment