Pepino bukanlah buah pendatang
baru. Pepino atau buah dewa sebenarnya sudah lama ada di Indonesia, bahkan
sejak zaman penjajahan Belanda. Namun, buah ini tidak terlalu naik pamor. Bentuknya
yang tidak cantik, warnanya yang kurang menarik dan rasanya yang aneh
menjadikan buah ini kurang peminat. Namun, buah ini sebenarnya memiliki banyak
manfaat. Kandungan antioksidan yang kuat dalam pepino mampu menangkal kanker,
stroke, hipertensi serta menurunkan kadar kolesterol darah.
Pepino merupakan buah asli Benua
Amerika yang jarang ditemui di benua lain. Dengan semakin banyaknya studi,
pepino menjelma menjadi buah popular. Pepino (Solanum muricatum) merupakan buah
keluarga terung-terungan. Pepino memiliki berbagai nama lain, diantaranya melon
pear, melon shrub, pepino dulce, pepino melon, melumber, tree melon, melosa,
sweet pepino dan mellowfruit. Di Indonesia, pepino dikenal dengan sebutan lain
seperti husada dewa, puspita, merong, cabai manis dan buah melodi ungu.
Pepino dapat dibedakan menjadi
dua jenis, yaitu pepino ungu dan pepino putih. Pepino ungu memiliki kulit ungu
berbintik putih dengan corak garis ungu tua. Sementara itu, pepino putih
berkulit putih kehijauan atau berwarna gading dengan corak garis ungu yang dapat
berubah kekuningan setelah matang. Pepino ungu memiliki daging buah berwarna
jingga, sedangkan daging buah pepino putih berwarna kuning pucat. Yang paling
mudah ditemukan dan banyak dibudidayakan di Indonesia adalah pepino ungu. Pepino
tumbuh dengan subur di daerah dataran tinggi.
Kandungan Gizi Pepino
Kurang meroketnya nama pepino
menjadikan penelitian mengenai buah ini di Indonesia masih agak terbatas. Belum
banyak penelitian yang mengungkapkan kandungan gizi dalam buah pepino. Berdasarkan
studi laboratorium yang dilakukan oleh periset dari Teknologi Pangan dan Hasil
Pertanian UGM tahun 2005 diketahui bahwa pepino merupakan buah yang mengandung
vitamin C, pro-vitamin A dan serat yang cukup tinggi. Berikut beberapa
kandungan pepino secara umum.
Kandungan zat gizi pepino per 100
gram
Komponen Zat Gizi Jumlah
Air 95
gram
Energi 80
kcal
Karbohidrat 22
gram
Protein 0,65
gram
Lemak 0,01
gram
Serat 5
gram
Vitamin C 25,12 mg
Beta-karoten 26,61 mg
pepino berkhasiat untuk menangkal berbagai penyakit seperti kanker stroke dan hipertensi
Vitamin C, Penjaga Imunitas Tubuh
Dalam 100 gram buah pepino,
ternyata dapat memenuhi 42% kebutuhan vitamin C dalam tubuh. Vitamin C dalam
pepino bertindak sebagai antioksidan yang dapat memperlambat proses penuaan
(aging), menurunkan risiko penyakit jantung dan menurunkan kerusakan otak. Vitamin
C juga sangat dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak dan
meningkatkan imunitas.
Beberapa penelitian di Cina telah
membeuktikan bahwa pepino tidak memiliki
efek racun bagi tubuh. Bahkan, belakangan ini pepino tengah dikembangkan secara
serius sebagai bahan baku obat sariawan dan pereda gangguan sembelit.
Betakaroten, Antioksidan Pencegah Kanker
Betakaroten merupakan provitamin
A yang akan diubah menjadi vitamin A. Jenis vitamin ini sangat berguna untuk
indra penglihatan dan sistem reproduksi. Betakaroken juga dikenal sebagai
antioksidan pencegah kanker.
Serat, Pencegah Gangguan Pencernaan
Kandungan serat pada pepino
dipercaya dapat mencegah sembelit, wasir, gangguan pencernaan dan tekanan darah
tinggi. Selain itu, kandungan serat pada pepino dapat memantu menurunkan darah.
Dalam saluran pencernaan, serat akan mengikat kolesterol dan mengeluarkannya
dari dalam tubuh.
Alkaloid dan Flavonoid, Pereda
Radang Lambung
Berdasarkan studi yang
diterbitkan pada Majalah Obat Tradisional (2011) menyebutkan buah pepino
diprediksi memiliki aktivitas antiperadangan karena mengandung alkaloid,
flavonoid dan tanin yang berperan terhadap penanganan penyakit radang lambung
(peptik ulser).
Alkaloid dapat mempercecpat
penyembuhan luka, meningkatkan produksi mucus lambung, menghasilkan aktivitas
antisplasmodic, menghambat luka, menurunkan asam lambung, menghambat pergerakan
lambung dan melindungi membran mukosa lambung. Sementara itu, flavonoid dapat
menekan sitokin sebagai penyebab peradangan dalam sel cerna serta sebagai
antioksidan dan antikarsinogenik dalam lambung. Kandungan tannin dapat
menghambat sekresi asam lambung dan memiliki kerja perlindungan lokal pada
mukosa lambung.
Ekstrak Pepino, Pelindung Jantung
Sebuah studi uji preklinis kepada
tikus diabetes yang dipublikasikan pada International Scholarly Research
Network (2012) menyatakan bahwa penggunaan ekstrak pepino dapat menurunkan
lemak darah, berupa trigliserida dan total kolesterol serta memberikan
perlindungan terhadap fungsi jantung.
Kalium, Penurun Tekanan Darah
Pepino kaya akan kalium. Menurut Sue
Baic, seorang peneliti dari british Dietetic Association menyebutkan bahwa
pepino mengandung kalium dalam jumlah tinggi yang dapat membantu menurunkan
tekanan darah. Kalium juga berperan mengatur elektrolit tubuh, mengatur denyut
jantung, serta menurunkan risiko stroke dan penyakit jantung.
ANDA HARUS TAHU!
Konsumsi ekstrak pepino dapat
membantu menurunkan glukosa darah dan menurunkan kadar radikal bebas pada
jantung.


No comments:
Post a Comment