Pamor durian melambung karena
bentuknya eksotis dan rasanya “juara”. Di balik rasa manis dan legitnya, durian
ternyata memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Si kulit duri ini
dapat membantu melancarkan sirkulasi darah, memberikan efek hangat kepada tubuh
dan membantu mengatasi nyeri haid.
Kandungan Gizi Durian
Dalam daging durian mengandung
berbagai macam zat gizi, baik zat gizi makro maupun zat gizi mikro. Zat gizi
makro merupakan zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah besar oleh tubuh.
Sementara itu, zat gizi mikro merupakan zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah
kecil oleh tubuh. Berikut kandungan zat gizi durian secara lengkap.
Kandungan zat gizi durian per 100 gram
Komponen Zat Gizi Jumlah
Energi 147
kcal
Karbohidrat 27,09 gram
Protein 1,47
gram
Lemak 5,33
gram
Kolesterol 0
mg
Serat Diet 3,8
gram
Folat 36
ug
Niasin 1,074
mg
Asam Pantotenat 0,230
mg
Piridoksin 0,316
mg
Riboflavin 0,200
mg
Thiamin 0,374
mg
Vitamin A 44
IU
Vitamin C 19,7
mg
Natrium 2
mg
Kalium 436
mg
Kalsium 6
mg
Tembaga 0,207
mg
Besi 0,43
mg
Mangan 30
mg
Fosfor 39
mg
Zinc 0,28
mg
Daging buah durian bersifat
hangat dan memberikan efek kesehatan terhadap tubuh. Beberapa senyawa aktif
dalam buah durian yang membrikan efek kesehatan di antaranya polifenol,
antosianin, flavonoid dan quercetin. Senyawa tersebut mampu memberikan efek
perlindungan dari radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit
degeneratif. Selain kaya akan antioksidan, durian juga mengandung sejumlah
mineral seperti mangan, besi, tembaga dan magnesium.
durian bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah
tetapi jangan mengkonsumsinya secara berlebihan
Antioksidan, Pencegah Penyakit Degeneratif
Jenis antioksidan dalam durian di
antaranya polifenol, flavonoid dan quercetin. Polifenol merupakan sejenis
antioksidan yang berfungsi menjaga kesehatan jantung. Polifenol pada buah
durian dikenal sebagai antosianin. Antosianin berfungsi mencegah terjadinya
arterosklerosis, melindungi lambung dari kerusakan, menghambat sel tumor,
menjaga kemampuan penglihatan, melindungi otak dari kerusakan dan membantu
meningkatkan memori otak.
Antioksidan lain yang berperan
terhadap kesehatan tubuh adalah flavonoid dan quercetin. Flavonoid merupakan
antioksidan yang sangat baik untuk mencegah kanker. Selain itu, flavonoid juga
berperan meningkatkan struktur sel, meningkatkan penggunaan vitamin C,
mempercantik kulit, mencegah peradangan dan dapat digunakan sebagai antibiotik.
Sementara itu, quercetin merupakan senyawa yang membantu perubahan ekspresi gen
terkait kanker dengan cara menghambat mutasi gen p53. Quercetin dipercaya dapat
membantu mencegah kanker prostat, kanker payudara, kanker usus dan kanker
darah.
Vitamin, Pengatur Kegiatan Tubuh
Durian mengandung vitamin C yang
cukup tinggi. Vitamin C berperan sebagai salah satu sumber antioksidan tubuh.
Dengan mengkonsumsi 100 gram durian dapat membantu memenuhi sekitar 33%
kebutuhan vitamin C dalam tubuh. Konsumsi makanan kaya vitamin C membantu tubuh
menjadi kebal terhadap agen infeksi dan membantu mengikat radikal bebas
berbahaya. Selain sumber utama vitamin C, si kulit duri ini merupakan buah yang
mengandung vitamin B kompleks, seperti niasin, riboflavin, asam pantotenat
(vitamin B5), piridoksin (vitamin B6) dan thiamin (vitamin B1).
Serat, Pelancar Buang Air Besar
Durian kaya akan serat makanan
yang berguna untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Karena itu, durian
dapat bersifat sebagai pencahar massal yang baik sehingga proses buang air
besar menjadi lancar. Kandungan serat pada durian dapat melindungi membran
mukosa usus dengan mengurangi waktu paparan radikal bebas dan mengikat bahan
kimia penyebab kanker di dalam usus besar.
Kalium, Pengontrol Tekanan Darah dan Detak Jantung
Durian merupakan buah yang
mengandung unsur kalium. Kalium berperan
penting dalam mengontrol detak jantung dan tekanan darah. Hasil penelitian dari
Journal of the American College of Cardiology menyimpulkan bahwa asupan kalium
harian sebanyak 1.600 mg dapat menurunkan risiko stroke lebih dari 20%.
Berdasarkan sebuah studi preklinis
yang dilakukan oleh H. Leontoicz, dkk yang dipublikasi pada European Journal of
Integrative Medicine 3 (2011) menunjukkan bahwa si kulit duri ini memiliki
aktivitas antioksidan yang memberikan pelindungan ter terhadap hati dan
jantung. Selain kalium, durian juga mengandung asam lemak omega 3. Asam lemak
ini ikut berfungsi menjaga kesehatan jantung anda.
Triptofan, Pil Tidur Alami
Triptofan yang terkandung di
dalam durian merupakan asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh anda dan
tidak bisa diproduksi oleh tubuh anda. Dalam tubuh, triptofan dapat diubah
menjadi serotonin dan melatonin. Serotonin adalah senyawa dalam tubuh yang
dapat menstabilkan keadaan depresi, mengatur mood, serta mengatur nafsu makan
dan tidur anda. Sama seperti melatonin pada ceri, melatonin pada durian dapat
melewati otak dan memberikan efek menenangkan pada otak serta membantu
menyenyakkan tidur anda.


No comments:
Post a Comment