Kiwi merupakan salah satu buah
non-klimaterik yang berasal dari Cina. Sebelumnya, kiwi biasa disebut dengan
gooseberry. Namun, seiring berjalannya waktu, sebutan ini berubah menjadi kiwi.
Sama seperti di Indonesia, nama buah kiwi tidak memiliki perbedaan di beberapa
negara, seperti Inggris, Perancis, Spanyol dan Jerman.
Kiwi merupakan jenis buah
non-klimaterik yang menjadi primadona, bahkan hingga disebut sebagai buah
super. Pasalnya, kandungan antioksidan di dalamnya cukup tinggi. Selain itu,
kiwi dipercaya mampu memperbaiki kondisi dan mencegah penyakit jantung, kanker
dan hipertensi.
Kandungan Gizi Kiwi
Klaim kiwi sebagai buah super
bukanlah omong kosong belaka. Hal ini terbukti dari beberapa penelitian yang
menguak khasiat kiwi terhadap kesehatan. Beberapa senyawa aktif dalam kiwi yang
dapat memberi manfaat kesehatan di antaranya vitamin C, kalium, antioksidan dan
serat. Berikut kandungan gizi pada kiwi.
Kandungan zat gizi per 100 gram
Komponen Zat Gizi Kiwi
Hijau Kiwi Kuning
Energi 61
kcal 60
kcal
Karbohidrat 14,66
gram 14,23 gram
Gula 8,99
gram 10,98 gram
Serat Pangan 3
gram 2
gram
Lemak 0,52
gram 0,56 gram
Protein 1,14
gram 1,23 gram
Lutein dan Zeaxanthin 122 ug 114
ug
Thiamin 0,027
mg 0,024 mg
Riboflavin 0,025
mg 0,046 mg
Niasin 0,341
mg 0,280 mg
Vitamin B6 0,063
mg 0,057 mg
Folat 25
ug 34
ug
Vitamin C 92,7
mg 105,4 mg
Vitamin E 1,5
mg 1,5
mg
Vitamin K 40,3
ug 5,5 ug
Kalsium 34
mg 20
mg
Besi 0,31
mg 0,29 mg
Magnesium 17
mg 14
mg
Fospor 34
mg 29
mg
Kalium 312
mg 316 mg
Natrium 3
mg 3
mg
Zinc 0,14
mg 0,10 mg
Mangan 0,098
mg 0,058 mg
mengkonsumsi 1-3 buah kiwi perhari selama 3 minggu dapat meningkatkan antioksidan
dalam tubuh dan mengurangi risiko hipertensi
Vitamin C, Penangkal Asma
Dalam 100 gram kiwi hijau
terkandung 92,7 mg vitamin C. Sementara itu, dalam 100 gram kiwi kuning
tekandung 105,4 mg vitamin C. Jumlah vitamin C pada kiwi nyatanya dua kali
lebih banyak dibandingkan dengan kandungan vitamin C pada jeruk. Sebuah
penelitian menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi 100 gram kiwi atau setara
dengan dua buah kiwi dalam sehari cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C
tubuh.
Kandungan vitamin C dalam kiwi
berguna sebagai pelindung terhadap gangguan pernapasan seperti asma. Studi yang
diterbitkan dalam Thorax edisi April 2004 mencatat bahwa anak-anak yang
mengkonsumsi jeruk dan buah kiwi (5-7 porsi per minggu) dapat menurunkan kasus
wheezing (napas bunyi) sebanyak 44% lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak
yang mengkonsumsi jeruk dan kiwi kurang dari seporsi seminggu. Artinya, vitamin
C sebagai antioksidan juga dapat berfungsi menjaga kesehatan saluran
pernapasan.
ANDA HARUS TAHU!
Mengkonsumsi kiwi dapat
melindungi anak-anak terhadap gangguan pernapasan, mencegah radikal bebas dan
menurunakan risiko jantung koroner.
Antioksidan, Penangkal Kanker
Antioksidan dapat berperan untuk
pencegah risiko kanker. Antioksidan pada kiwi meliputi lutein, beta karoten,
polifenol dan karotenoid. Manfaat dari lutein da beta karoten adalah menjaga
kesehatan mata. Sementara itu, kandungan polifenol dan karotenoid berguna untuk
penangkal radikal bebas yang masuk dalam tubuh.
Berdasarkan studi yang dilakukan
oleh Andrew R. Collins dkk dan diterbitkan dalam Carcinogenesis (2003)
menyebutkan pemberian buah kiwi 1-3 buah setiap hari selama tiga minggu
dipercaya dapat meningkatkan kadar antioksidan tubuh dan mencegah oksidasi DNA
berbahaya penyebab kanker.
ANDA HARUS TAHU
Mengkonsumsi 1-3 buah per hari
selama tiga minggu dapat meningkatkan antioksidan tubuh dan mencegah penyakit
kanker.
Serat, Penghambat Penyakit
Jantung
Serat merupakan senyawa yang
memiliki manfaat kesehatan. Asupan serat 30 gram sehari dapat menurunkan risiko
kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Serat dapat mengurangi
kadar kolesterol, meningkatkan pengeluaran lemak dan memperbaiki sensitivitas
insulin.
Lynley Drummond, seorang petani
kiwi di Selandia baru sekaligus Health Science manager Zespri Internasional
menunjukkan hasil sebuah studi yang melibatkan 42 orang dengan hiperkolesterol
menunjukkan peningkatan kadar kolesterol HDL dan penurunan kadar kolesterol LDL
setelah mengkonsumsi dua buah kiwi setiap hari selama delapan minggu.
Kiwi sebagai Penangkal Hipertensi
Dalam pertemuan American Heart
Association di Orlando, Amerika Serikat dipublikasikan hasil penelitian yang
dilakukan oleh Mette Svendsen dari Oslo University Hospital, Norwegia.
Hasilnya, dengan mengkonsumsi tiga buah kiwi dalam sehari selama delapan minggu
ternyata efektif untuk menurunkn hipertensi.
Sebanyak 118 responden ikut serta
dalam penelitian ini. Responden rat-rata berusia 55 tahun yang menderita
hipertensi. Para responden dibagi ke dalam dua kelompok, kelompok pertama
diminta untuk mengkonsumsi tiga buah kiwi setiap hari dan sisanya mengkonsumsi
makanan yang mengandung apel satu kali dalam sehari. Setelah delapan minggu, para
peneliti menemukan nilai tekanan sistolik kelompok responden yang mengkonsumsi
kiwi lebih rendah 3,6 mmHg dibandingkan dengan kelompok responden yang
mengkonsumsi apel.
ANDA HARUS TAHU!
Kiwi mengandung kalium yang
berfungsi menjaga kesehatan jantung. Selain itu, kiwi dapat membantu mengurangi
risiko pengumpulan darah yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular.


No comments:
Post a Comment