Jeruk nipis (Citrus aurantifolia)
(Christm) Swing) merupakan buah berbentuk bulat, berwarna hijau atau kuning dan
memiliki rasa asam-kecut. Rasa jeruk nipis hampir sama dengan lemon yang banyak
digunakan sebagai penambah cita rasa masakan. Dibalik rasanya yang asam nan
menyegarkan, jeruk nipis mengandung berbagai zat gizi yang dipercaya memiliki
manfaat bagi kesehatan. Selain itu, jeruk nipis dipercaya mampu mengobati
berbagai penyakit, seperti batuk, bau badan, batu ginjal, radang tenggorokan
dan tekanan darah tinggi.
Kandungan Gizi Jeruk Nipis
Dalam daging jeruk nipis terdapat
bermacam-macam zat yang memberikan manfaat kesehatan. Tidak kalah dengan jeruk
manis, si asam menyegarkan ini juga memiliki senyawa aktif yang bermanfaat bagi
kesehatan seperti limonene, flvonoid, serat, asam askorbat (vitamin C) dan asam
sitrat. Berikut kandungan gizi jeruk nipis secara lengkap.
jeruk nipis kandungan utamanya limonene, asam sitrat, serat dan vitamin C
Kandungan zat gizi jeruk nipis per 100 gram
Komponen Zat Gizi Jumlah
Air 88,26
gram
Energi 30 kcal
Protein 0,7 gram
Lemak 0,2 gram
Karbohidrat 10,54 gram
Serat 2,8 gram
Kalsium 33 mg
Fosfor 18 mg
Besi 0,6
mg
Karoten Total 4
ug
Tiamin 0,03
Vitamin C 29,1
mg
Limonene, Penjegal kanker
Peranan limonene sebagai senyawa
pencegah kanker sudah diketahui sejak tahun 1900-an. Pada tahun 1989, studi
preklinis yang dilakukan oleh Maltzman yang diterbitkan pada Carcinogenesis
mengungkapkan bahwa pemberian diet 5% minyak kulit jeruk dan 5% d-limonene
memberikan efek penurunan risiko kanker payudara.
Sebuah studi yang dilakukan oleh
Hakim dkk dan diterbitkan oleh Nutr Cancer (2000) terhadap pasien tanpa kanker
sel squamosa dibandingkan dengan pasien dengan kanker sel squamosa menyatakan
bahwa konsumsi buah asam yang kaya akan limonene menyebabkan penurunan risiko
kanker sel squamosa.
Literatur lainnya yang
diterbitkan pada Altern Med Rev (2007) menyebutkan peran limonene di antaranya
untuk pencegah kanker, pengikat kolesterol tubuh dan penghilang rasa akibat
Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD). GERD merupakan suatu kondisi gangguan
proses masuknya makanan ke dalam lambung.
ANDA HARUS TAHU!
Limonene pada jeruk nipis
berfungsi untuk mencegah dan mengobati kanker, peluruhan batu empedu dan GERD
Flavonoid, Penghancur Asam Lemak jahat
Flavonoid dapat mencegah
kerusakan sel atau jaringan pembuluh darah. Selain itu, flavonoid membantu
menurunkan kadar LDL (asam lemak jahat) dalam tubuh pada saat yang bersamaan,
flavonoid juga meningkatkan kadar HDL yang bermanfaat untuk mencegah penyakit
jantung dan pembuluh darah.
Serat, Peredam Penyakit Jantung
Sama seperti jeruk manis, jeruk nipis
pun kaya serat. Kandungan serat dipercaya dapat menurunkan risiko penyakit
jantung. Selain itu, serat juga dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan
anda. Kandungan serat membantu melindungi usus besar dari penyebab kanker usus
dengan menguragi waktu terkena racun serta mengikat bahan kimia penyebab kanker
di usus besar.
Vitamin C, Peningkatan Imunitas Tubuh
Tahukah anda? Sebanyak 100 gram
jeruk nipis menyediakan 48% kebutuha vitamin C anda. Tingginya asupan vitamin C
telah terbukti dapat menurunkan risiko penyakit janutng. Selain itu, vitamin C
juga membantu meningkatkan imunitas tubuh.
Asam Sitrat, Peluruh Batu Ginjal
Kandungan asam sitrat pada jeruk
nipis dipercaya membantu mencegah kekambuhan batu ginjal atau batu saluran
kemih. Asam sitrat berfungis meluruhan batu dan membuangnya melalui urine yang
keluar dari tubuh. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Penniston dkk (2008)
menyebutkan bahwa asam sitrat berfungsi menurunkan kepekatan kalsium dan
kristal dalam urine sehingga batu kristal akan luruh dan keluar melalui urine.

No comments:
Post a Comment