Bagian dari nangka yang banyak
dikonsumsi adalah daging buah dan bijinya. Daging buah nangka yang sudah matang
dapat dimakan langsung dalam keadaan segar atau dicampur ke dalam berbagai
produk minuman seperti es buah, sup buah atau jus. Selain itu, nangka dapat
diolah menjadi aneka jenis makanan, seperti dodol nangka, kolak nangka, selai
nangka, nangka goreng tepung dan keripik nangka. Karena baunya yang harum, tak
heran jika nangka juga digunakan sebagai pengharum es krim atau berbagai produk
minuman.
Biji nangka biasa dikenal dengan
sebutan “beton”. Beton merupakan biji nangka yang dapat direbus dan dimakan. Biji
nangka mengandung berbagai zat gizi bermanfaat. Dalam 100 gram beton terkandung
36,7 gram karbohidrat, 4.2 gram protein dan 165 kcal energi. Selain itu, biji
nangka mengandung berbagai mineral bermanfaat, seperti fosfor, kalsium dan
Besi.
Konsumsi nangka 100 gram sehari
atau setara dengan 6 buah biji besar dapat membantu menjaga kesehatan. Namun,
nangka merupakan buah yang sebaiknya dihindari oleh para penderita maag dan
diabetes. Pasalnya, kandungan gas pada nangka cukup tinggi sehingga konsumsi
nangka pada penderita maag dapat merangsang kambuhnya maag. Nangka juga
sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes, karena nilai glikemik indeks pada
nangka tergolong tinggi. Dari sisi penyimpanan, nangka utuh memiliki daya tahan
simpan 3-6 minggu pada kondisi penyimpanan dingin dengan suhu sekitar 12
derajat Celcius.
ANDA HARUS TAHU!
Nangka merupakan buah “bergas”. Karena
itu, anda harus hati-hati dalam mengkonsumsinya. Konsumsi terlalu banyak dapat
menyebabkan perut kembung dan sering buang angin.
Menu Olahan nangka
Nangka Goreng Tabur Manis
Bahan
§
400 g nangka tanpa biji
§
200 g tepung terigu
§
50 g tepung beras
§
100 gram cokelat bubuk manis
§
100 gram keju, parut halus
§
1 sdm gula pasir
§
1 sachet vanili
§
Air secukupnya
§
Garam secukupnya
Cara Membuat
1.
Campur tepung terigu, tepung beras, gula pasir,
garam dan vanili dengan air. Aduk hingga rata.
2.
Masukkan potongan nangka yang telah
dipotong-potong, lalu aduk rata.
3.
Panaskan minyak, goreng nangka hingga kuning
keemasan
4.
Sajikan dalam piring saji, taburkan bubuk
cokelat dan keju parut.
Untuk 12 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi 176,49 kcal
Protein 5,13 gram
Lemak 4,08 gram
Karbohidrat 33,19 gram
“Makanan ini dapat menjadi alternatif cemilan bagi pasien kanker”.
Puding Nangka
Bahan
§
250 g nangka, potong-potong, blender dengan 100
ml air
§
½ bungkus agar-agar putih
§
150 ml susu kental manis putih
§
80 g gula pasir
§
¼ sdt garam
§
¼ sdt vanili bubuk
§
350 ml air
Cara Membuat
1.
Campur agar-agar, gula pasir, garam dan vanili
bubuk. Aduk rata.
2.
Tambahkan air, lalu aduk kembali.
3.
Masukkan nangka dan susu kental manis putih. Aduk
rata.
4.
Masak di atas api sedang sambik diaduk hingga
mendidih
5.
Siapkan cetakan agar-agar yang telah dibasahi
air
6.
Tuang agar-agar ke dalam cetakan, bekukan. Siap disajikan
Untuk 10 porsi
Energi 102,68 kcal
Protein 1,6 gram
Lemak 1,46 gram
Karbohidrat 22,04 gram
“Puding nangka dapat menjadi salah satu pilihan makanan bagi penderita
gangguan saluran cerna”.
Es Nangka Gula Aren
Bahan
§
250 g nangka, potong dadu
§
600 ml air
§
200 g gula aren, sisir halus
§
Es batu secukupnya
Cara Membuat
1.
Sisihkan 100 gram gula aren
2.
Panaskan wajan dengan api sedang, lalu masukkan
100 gram gula aren. Tambahkan dengan sedikit air.
3.
Campurkan sedikit nangka untuk menambah aroma,
lalu aduk lagi sampai wangi dan menjadi karamel.
4.
Siapkan mangkuk saji, lalu masukkan nangka. Masukkan
gula aren halus dan tambahkan 200 ml air hangat atau secukupnya. Aduk hingga
gula aren larut dalam air.
5.
Tambahkan 400 ml air es, lalu masukkan karamel
selagi hangat. Aduk-aduk hingga karamel menjadi butiran yang lezat dan legit.
6.
Tambahkan es batu dan segera sajikan.
Untuk 5 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi 195,06 kcal
Protein 1,1 gram
Lemak 0,32 gram
Karbohidrat 49,42 gram
“Resep ini dapat menjadi salah satu pilihan makanan bagi pasien kanker”.

No comments:
Post a Comment