Siapa yang tidak mengenal melon? Buah berjalan ini merupakan
buah yang banyak menjadi pilihan sebagai campuran berbagai produk makanan
ataupun minuman. Melon (Cucumis melo) berbentuk bulat besar dan kulitnya
bertekstur jalal dengan warna kulit bervariasi mulai dari putih, hijau, kuning,
hingga kombinasi dari warna lain.
Secara umum, keluarga melon memiliki tujuh jenis yaitu
muskmelon (reticulates), cantaloupe
(cantalupensis), casaba (inodorus), pocketmelon (dudaim), snakemelon
(flexuosus), chate (adzhur) dan tibish. Jenis yang banyak dikembangkan di
Indonesia di antaranya muskmelon (reticulates) yang biasa disebut melon,
cantaloupe (cantalupensis) yang biasa dikenal dengan blewah dan casaba
(inodorus) yaitu melon dengan bentuk lonjong menyerupai timun suri. Melon yang
akan dibahas kali ini adalah muskmelon (reticulates). Jenis melon yang paling
banyak dibudidayakan di Indonesia yaitu melon hijau dan melon oranye.
Kandungan Gizi Melon
Dalam daging buah melon terkandung berbagai macam zat gizi.
Hal utama yang perlu anda ketahui adalah daging buah melon rendah kalori dan
banyak mengandung air (95%). Tingginnya kandugan air dalam buah melon memberi
efek menyejukkan. Tak heran jika buah melon bermanfaat untuk meredakan panas
dalam. Kandungan zat gizi lain dalam melon adalah protein, karbohidrat, lemak
serta berbagai vitamin dan mineral.
Kandungan zat gizi melon per 100 gram
Komponen Zat Gizi Jumlah
Air 90,15
gram
Energi 34
kcal
Karbohidrat 8,16
gram
Protein 0,84
gram
Lemak 0,19
gram
Serat 0,9
gram
Folat 21
ug
Niasin 0,734
mg
Asam pantotenat 0,105
mg
Piridoksin 0,072
mg
Riboflavin 0,026
mg
Tiamin 0,017
mg
Vitamin A 3382
IU
Vitamin C 36,7
mg
Vitamin E 0,05
mg
Vitamin K 2,5
ug
Natrium 1
mg
Kalium 267
mg
Kalsium 9
mg
Tembaga 41
ug
Besi 0,21
mg
Mangan 0,041
mg
Zink 0,18
mg
B-karoten 2020
ug
Crypto-xantin B 1
ug
Lutein-zeaxanthin 26
ug
ANDA HARUS TAHU!
Kandungan air yang tinggi pada buah melon berfungsi untuk
membantu melancarkan saluran cerna dan sebagai diuretik sehingga membantu menjaga
kesehatan ginjal.
Vitamin A dan vitamin
C, Pembunuh Bibit Kanker
Tahukah anda? Mengkonsumsi 100 gram buah melon sudah
membantu memenuhi 19% kebutuhan vitamin A per hari dan 61% kebutuhan vitamin C
per hari. Melon 100 gram setara dengan 1 potong sedang melon atau setara 1/12
bagian buah. Kandungan vitamin A (karotenoid) dan vitamin C berfungsi sebagai
antioksidan yang dapat mencegah dan membunuh bibit-bibit kanker. Selain itu,
vitamin A dan vitamin C berperan sebagai peningkat imunitas yang berfungsi
mencegah terjadinya peradangan.
Karotenoid yang terdapat pada melon di anaranya B-karoten,
Crypto-xantin B, dan lutein-zeaxanthin. Dalam studi yang diterbitkan pada Clin
Dermatol (2009) disebutkan bahwa lutein berfungsi mengatur panjang gelombang
energi penglihatan dan berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah serangan
radikal bebas terhadap mata. Studi yang diterbitkan dalam Mol Aspects Med
(2005) juga menyebutkan karotenoid berpengaruh terhadap pemeliharaan fungsi
mata dan pencegahan penyakit degeneratif.
ANDA HARUS TAHU!
Kandungan vitamin A dan vitamin C pada melon berperan untuk
mencegah dan mengobati kanker, peradangan dan penyakit jantung.
Kalium, Penjaga
Kesehatan Jantung
Berdasarkan data dari USDA Nutrient Database, dalam 100 gram
melon terdapat 267 mg kalium. Kandungan kalium pada melon ternyata 2-3 kali
lebih tinggi dibandingkan kalium pada apel. Karena itu, melon dapat bertindak
sebagai penjaga tekanan darah agar tetap normal. Tekanan darah yang baik akan
berefek terhadap tercapainya kesehatan jantung dan pembuluh darah.

No comments:
Post a Comment