Bagian dari ceri yang biasa
dikonsumsi adalah bagian daging dan kulit buahnya. Sebelum anda mengkonsumsi,
tidak perlu mengupas kulitnya terlebih dahulu. Artinya, bagian kulit ceri
sebaiknya ikut dimakan agar memperoleh khasiat secara optimal.
Ceri dapat dikonsumsi segar
secara langsung atau dijadikan produk olahan dan berbagai hiasan makanan atau
minuman. Produk olahan berbahan ceri yang paling sering dibuat adalah ceri
kering, ceri beku, jus ceri dan buah kaleng. Berdasarkan sebuah studi diketahui
bahwa kandungan antosianin dan senyawa fenol yang lebih rendah dibandingkan
dengan ceri segar. Perlu diketahui, selama proses pengalengan, hampir setengah
kandungan antosianin dan senyawa fenol pada ceri segar akan hilang.
Seperti buah non klimaterik
lainnya pilih ceri yang sudah matang sempurna untuk dikonsumsi langsung. Ceri
yang matang sempurna memiliki kandungan antioksidan yang lebih optimal
dibandingkan dengan ceri yang masih muda. Konsumsi 280 gram ceri setiap hari
dipercaya mampu memberikan efek kesehatan bagi tubuh.
Ceri segar harus dikonsumsi dalam
waktu 2-4 hari. Selebihnya, simpan dalam lemari pendingin. Penyimpanan ceri
sebaiknya menggunakan wadah plastik yang tertutup rapat. Jangan mencuci buah
ceri terlebih dahulu saat hendak disimpan. Pencucian sebelum penyimpanan justru
merubah tekstur ceri menjadi lembek dan berjamur. Sebaliknya, cuci buah ceri
terlebih dahulu apabila ingin langsung dikonsumsi.
Menu Olahan Ceri
Puding Ceri
Bahan
§
1 kaleng ceri buah
§
1 bungkus agar-agar putih
§
100 g gula pasir
§
200 cc susu skim cair
§
300 ml air
§
2 putih telur
Cara Membuat
1.
Haluskan buah ceri beserta air buahnya
menggunakan blender
2.
Campurkan agar-agar bubuk dan gula pasir di
dalam panci. Tuangi susu sedikit demi sedikit sambil diaduk searah hingga rata.
3.
Tambahkan air dan ceri yang telah halus, aduk
rata. Rebus di atas api sambil diaduk-aduk hingga mendidih dan matang, angkat.
4.
Kocok putih telur hingga kaku. Tuangkan larutan
agar-agar panas ke dalam putih telur kocok hingga menjadi adonan busa yang
rata.
5.
Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah dibasahi
air matang. Biarkan puding membeku. Simpan dalam lemari pendingin.
Untuk 4 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi 1377,4 kcal
Protein 3,55 gram
Lemak 0,15 gram
Karbohidrat 31,6 gram
“Puding ini baik dikonsumsi oleh penderita kanker, asam urat (gout) dan
insomnia. Selain itu, puding ini berperan dalam menunda penuaan dini”.
Cherry Panggang
Bahan
§
250 g ceri
§
50 g tepung terigu
§
2 kuning telur
§
1 putih telur
§
80 ml susu segar
§
80 ml krim kental
§
3 sdm mentega kuning, lelehkan
§
25 g gula pasir
§
Vanili secukupnya
§
Kulit lemon yang sudah di parut
Cara Membuat
1.
Masukkan 50 gram tepung ke dalam mangkuk, buat
lubang di tengahnya
2.
Masukkan gula pasir, vanili, kuning dan putih
telur serta kulit lemon, kocok dari tengah
3.
Masukkan krim dan susu serta lelehan mentega,
lalu kocok.
4.
Masukkan ceri ke dalam pinggan tahan panas, lalu
tuangkan adonan di atapnya
5.
Panggang di dalam oven 180 derajat Celcius waktu
30 menit
Untuk 5 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi 185 kcal
Protein 5,1 gram
Lemak 8,5 gram
Karbohidrat 22,9 gram
“Cherry panggang baik dikonsumsi
oleh penderita kanker dan insomnia. Selain itu, makanan ini berperan untuk
meningkatkan nafsu makan dan sebagai sumber energi yang baik”.
Jus SCB
Bahan
§
50 g ceri, buang bijinya
§
100 g semangka, kupas dan buang bijinya
§
40 g blackberry, kupas
§
50 g irisan semangka untuk hiasan
§
Es batu secukupnya
Cara Membuat
1.
Potong-potong daging buah semangka
2.
Hancurkan semua biah-buahan menggunakan blender
3.
Tuang ke
dalam gelas saji. Tambahkan es batu di atasnya
4.
Hias dengan irisan semangka
Untuk 1 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi 88, 3 kcal
Protein 1,6 gram
Lemak 0,6 gram
Karbohidrat 21,9 gram
“Jus ini baik dikonsumsi oleh
penderita kanker, hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, asam urat dan
insomnia. Selain itu, jus ini berperan dalam mempercantik kulit”.

No comments:
Post a Comment