Thursday, November 23, 2017

KACANG PANJANG SAYURAN PANJANG MANFAAT


Tanaman kacang panjang tumbuh dengan cara memanjat dan memilit. Ukuran polongnya tergolong panjang, sehingga tak heran jika dinamai kacang panjang. Tumbuhan dengan nama latin Vigna senesis ini mudah ditemukan di kawasan Asia. Kacang panjang tergolong tanaman berumur pendek dan tumbuh baik di dataran sedang sampai dataran rendah. Dilihat dari tempat hidupnya, kacang panjang dapat ditanam di lahan sawah, tegalan, maupun pekarangan pada setiap musim.

Indonesia merupakan sentra usaha penanaman kacang panjang. Saat ini, indonesia mengekspor kacang panjang ke luar negeri, khususnya Belanda yang membutuhkan kacang panjang sebanyak tiga ton setiap minggu.
Ada beragam jenis kacang panjang yang biasa ditanam para petani, di antaranya kacang panjang biasa dan kacang panjang usus. Ciri-ciri kacang panjang biasa batangnya panjang dan membelit dengan buah berwarna hijau waktu masih muda dan berubah menjadi putih setelah tua. Bentuk bijinya lonjong pipih, kadang-kadang melengkung. Warna biji bermacam-macam, mulai dari kuning, cokelat, hitam, putih atau kuning kemerahan.
Sementara itu, kacang panjang usus memiliki polong yang berwarna hijau keputihan katika masih muda dan akan berubah menjadi putih kekuningan setelah tua. Ukuran polognya tergolong sangat panjang. Tak heran jika dinamai kacang panjang usus. Biji kacang panjang jenis inni berwarna putih polos atau putih dengan belang-belang merah. Jika dilihat dari batangnya, kacang panjang usus ini memiliki batang yang sama dengan kacang panjang biasa.

Kandungan Gizi Kacang Panjang
Kacang panjang merupakan sumber protein nabati yang cukup potensial. Bagian pplongnya mengandung protein, vitamin A, lemak dan karobohidrat. Selain itu, masih banyak zat positif yang ditemui dalam kacang panjang. Beberapa di antaranya adalah protein, lemak, karbohidrat, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, kalsium, fosfor, besi, belerang, magnesium dan mangan.

Kandungan gizi kacang panjang per 100 gram
Kandungan Gizi                 Jumlah
Energi (kcal)                        31
KH (g)                                 5,3
Serat (g)                               2,7
Lemak (g)                            0,1
Protein (g)                           2,3
Kalsium (mg)                      60
Fosfor (mg)                         64
Zat besi (mg)                      0,6
Natrium (mg)                     30
Kalium (mg)                       213
Betakaroten (ug)                125,2
Vitamin B1 (mg)                 0,7
Vitamin B2 (mg)                 0,1
Vitamin B6 (mg)                 0,3
Vitamin C (mg)                   46

              kacang panjang bersifat diuretik sehingga dapat mencegah gangguan saluran kencing 
                                                      dan risiko terjadinya batu ginjal

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kacang panjang memiliki banyak zat positif seperti betakaroken, klorofil, vitamin B1, vitamin B2, serta serat pektin. Serat pektin berperan penting dalam mengendalikan kadar gula darah serta mengatasi hipertensi sehingga dapat memperkecil risiko stroke dan serangan jantung. Selain itu, serat pektin juga dapat meningkatkan fungsi organ pencernaan.

Betakaroten, Antikanker dan antivirus
Betakaroten yang juga berperan sebagai antioksidan dapat berfungsi sebagai antivirus, antioksidan, antibakteri, serta mencegah kelainan antibodi. Tak hanya itu, kacang panjang ternyata juga memiliki zat antikanker.

Mencegah Batu Ginjal
Sifatnya yang diuretik dapat membantu mencegah gangguan saluran kencing, berperan sebagai peluruh kencing dan mencegah risiko terjadinya batu ginjal.

Fitoestrogen, memacu Poliferasi Sel
Kacang panjang bermanfaat sebagai  poliferasi payudara. Di kalangan masyarakat Jawa, kacang panjang digunakan untuk merawat payudara. Penelitian Meiyanti membuktikan bahwa kacang panjang mampu meningkatkan perkembangan kelenjar payudara dan relatif aman karena tidak menimbulkan kematian sel. Kacang panjang juga berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk perawatan payudara wanita. Fitoestrogen yang ada di dalam kacang panjang dapat membantu memacu poliferasi sel jika berkaitan dengan reseptor estrogen. Cara menggunakannya adalah dengan menumbuk kulit biji panjang sampai didapatkan sarinya, kemudian dioleskan pada payudara.


No comments:

Post a Comment