Thursday, November 9, 2017

PEPAYA BUAH PANJANG UMUR


Siapa yang tidak kenal pepaya? Bentuknya besar, kulit tebal berwarna hijau bercampur oranye dan daging buah berwarna oranye. Pepaya merupakan buah yang mendapat julukan “buah panjang umur”. Pasalnya, pepaya memiliki beragam manfaat yang terkandung di dalamnya. Pepaya mengandung antioksidan yang memiliki manfaat dalam mencegah berbagai penyakit degeneratif. Hebatnya lagi, buah ini dapat dikonsumsi mulai dari golongan bayi hingga lansia karena terksturnya relatif lembut.
Pepaya (Carica pepaya L) merupakan buah yang sangat mudah ditemukan dan seirng dijual di pasaran. Awalnya, buah ini berasal dari Meksiko, lalu terus berkembang hingga banyak dibudidayakan di indonesia. Tanaman pepaya tergolong tanaman adaptif serta mampu tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Tak jarang buah ini dapat ditemui sebagai tanaman di kebun atau di pekarangan sebagai tanaman rumah.

Kandungan Gizi Pepaya
Hal utama yang perlu anda ketahui adalah daging buah pepaya termasuk rendah kalori. Kandungan zat gizi utama dalam pepaya yaitu 0,6% protein, 9,8% karbohidrat dan 0,1% lemak. Sementara itu, senyawa aktif yang terkandung di dalamnya adalah serat vitamin C, vitamin A, vitamin B kompleks dan kalium. Berikut kandungan Zat gizi pepaya secara lengkap

Kandungan zat gizi pepaya per 100 gram
Komponen Zat Gizi          Jumlah
Energi                                  43 kcal
Karbohidrat                         10,82 gram
Protein                                 0,47 gram
Lemak                                 0,26 gram
Kolesterol                            0 mg
Serat                                    1,7 gram
Folat                                    37 ug
Niasin                                  0,357 mg
Asam pantotenat                 0,191 mg
Piridoksin                            0,038 mg
Riboflavin                            0,027 mg
Tiamin                                  0,023 mg
Vitamin A                             950 IU
Viatamin C                           60,9 mg
Vitamin E                             0,30 mg
Vitamin K                             2,6 ug
Natrium                                8 mg
Kalium                                  182 mg
Besi                                       0,25 mg
Magnesium                           21 mg
Posfor                                   10 mg
Zinc                                       0,08 mg
B-karoten                              274 ug
Cryptoxantin-B                    589 ug
Lutein-zeaxanthin                89 ug

Serat, Pelancar Buang Air Besar
Pepaya cukup dikenal sebagai buah laksatif, yaitu buah yang dapat melancarkan proses buang air besar. Pasalnya, pepaya mengandung serat larut air yang membantu keluarnya tinja.

pepaya dikenal sebagai buah laksatif yang dapat melancarkan proses buang air besar


Vitamin C, Penjaga Imunitas Tubuh
Kandungan vitamin C pada pepaya lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan vitamin C pada jeruk manis. Berdasarkan data USDA Nutrient Database, dalam 100 gram pepaya terkandung vitamin C sebanyak 60,9 mg yang dapat memenuhi 100% kebutuhan vitamin C pada tubuh.
Sebuah uji preklinis yang dilakukan oleh Nayak dkk dan diterbitkan pada Indian Journal of Experimental Biology (2007) menguji peranan ekstrak buah pepaya terhadap perbaikan luka. Hasilnya, ekstrak pepaya dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Hal ini diduga karena adanya kandungan vitamin C pada ekstrak pepaya yang dapat meningkatkan pembentukan kolagen pada jaringan yang luka dan mencegah terjadinya infeksi tambahan oleh mikroba. Selain kandungan vitamin C, kandungan papain pada ekstrak buah pepaya juga diduga memberikan efek penyembuah luka.

ANDA HARUS TAHU!
Vitamin C berperan sebagai anti radikal bebas, antiperadangan dan peningkat sistem imunitas tubuh

Vitamin A, Sumber Antioksidan
Vitamin A dan turunanya (B-karoten, cryptoxantin-B dan lutein-zeaxanthin) termasuk antioksidan yang dapat mencegah oksidasi akibat radikal bebas. Artinya, dengan mengkonsumsi pepaya dapat mencegah terjadinya berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker, penyakit jantung dan stroke.
Kombinasi vitamin A, vitamin C dan vitamin E dalam pepaya dapat mencegah terjadinya oksidasi kolesterol. Kolesterol ini dapat menempel dan menumpuk di dinding pembuluh darah dan membentuk plak berbahaya (aterosklerosis). Jika dibiarkan, dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Vitamin B kompleks, Pengatur Kerja Tubuh
Pepaya merupakan sumber vitamin B kompleks yang membantu kerja tubuh. Asam folat merupakan salah satu vitamin B kompleks yang memegang peranan penting terhadap fungsi tubuh. Asam folat dalam pepaya dapat membantu mengubah homosistein menjadi zat yang tidak berbahaya dalam tubuh. Homosistein merupakan zat yang jika menempel pada dinding pembuluh darah dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Kalium, Pencegah Penyakit jantung
Kalium pada pepaya berperan menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah yang dapat mencegah terjadinya penyakit jantung dan stroke. Tahukah anda? Jus pepaya dan ekstrak buah pepaya ternyata memiliki efek antihiperlipidemik. Melalui sebuah uji preklinis yang dipublikasikan pada Nig J. Nat.Prod and Med (2006) menyatakan bahwa mengkonsumsi jus pepaya dan ekstrak buah pepaya dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida plasma karena kandungan enzim papain dalam pepaya


No comments:

Post a Comment