Siapa yang tidak kenal pepaya? Bentuknya
besar, kulit tebal berwarna hijau bercampur oranye dan daging buah berwarna
oranye. Pepaya merupakan buah yang mendapat julukan “buah panjang umur”. Pasalnya,
pepaya memiliki beragam manfaat yang terkandung di dalamnya. Pepaya mengandung
antioksidan yang memiliki manfaat dalam mencegah berbagai penyakit degeneratif.
Hebatnya lagi, buah ini dapat dikonsumsi mulai dari golongan bayi hingga lansia
karena terksturnya relatif lembut.
Pepaya (Carica pepaya L)
merupakan buah yang sangat mudah ditemukan dan seirng dijual di pasaran. Awalnya,
buah ini berasal dari Meksiko, lalu terus berkembang hingga banyak
dibudidayakan di indonesia. Tanaman pepaya tergolong tanaman adaptif serta mampu
tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Tak jarang buah ini dapat ditemui
sebagai tanaman di kebun atau di pekarangan sebagai tanaman rumah.
Kandungan Gizi Pepaya
Hal utama yang perlu anda ketahui
adalah daging buah pepaya termasuk rendah kalori. Kandungan zat gizi utama
dalam pepaya yaitu 0,6% protein, 9,8% karbohidrat dan 0,1% lemak. Sementara itu,
senyawa aktif yang terkandung di dalamnya adalah serat vitamin C, vitamin A,
vitamin B kompleks dan kalium. Berikut kandungan Zat gizi pepaya secara lengkap
Kandungan zat gizi pepaya per 100
gram
Komponen Zat Gizi Jumlah
Energi 43
kcal
Karbohidrat 10,82
gram
Protein 0,47
gram
Lemak 0,26
gram
Kolesterol 0 mg
Serat 1,7
gram
Folat 37
ug
Niasin 0,357
mg
Asam pantotenat 0,191 mg
Piridoksin 0,038
mg
Riboflavin 0,027
mg
Tiamin 0,023
mg
Vitamin A 950 IU
Viatamin C 60,9 mg
Vitamin E 0,30 mg
Vitamin K 2,6 ug
Natrium 8
mg
Kalium 182
mg
Besi 0,25
mg
Magnesium 21 mg
Posfor 10
mg
Zinc 0,08
mg
B-karoten 274 ug
Cryptoxantin-B 589 ug
Lutein-zeaxanthin 89 ug
Serat, Pelancar Buang Air Besar
Pepaya cukup dikenal sebagai buah
laksatif, yaitu buah yang dapat melancarkan proses buang air besar. Pasalnya,
pepaya mengandung serat larut air yang membantu keluarnya tinja.
pepaya dikenal sebagai buah laksatif yang dapat melancarkan proses buang air besar
Vitamin C, Penjaga Imunitas Tubuh
Kandungan vitamin C pada pepaya
lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan vitamin C pada jeruk manis. Berdasarkan
data USDA Nutrient Database, dalam 100 gram pepaya terkandung vitamin C
sebanyak 60,9 mg yang dapat memenuhi 100% kebutuhan vitamin C pada tubuh.
Sebuah uji preklinis yang
dilakukan oleh Nayak dkk dan diterbitkan pada Indian Journal of Experimental
Biology (2007) menguji peranan ekstrak buah pepaya terhadap perbaikan luka. Hasilnya,
ekstrak pepaya dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Hal ini
diduga karena adanya kandungan vitamin C pada ekstrak pepaya yang dapat
meningkatkan pembentukan kolagen pada jaringan yang luka dan mencegah
terjadinya infeksi tambahan oleh mikroba. Selain kandungan vitamin C, kandungan
papain pada ekstrak buah pepaya juga diduga memberikan efek penyembuah luka.
ANDA HARUS TAHU!
Vitamin C berperan sebagai anti
radikal bebas, antiperadangan dan peningkat sistem imunitas tubuh
Vitamin A, Sumber Antioksidan
Vitamin A dan turunanya
(B-karoten, cryptoxantin-B dan lutein-zeaxanthin) termasuk antioksidan yang
dapat mencegah oksidasi akibat radikal bebas. Artinya, dengan mengkonsumsi
pepaya dapat mencegah terjadinya berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker,
penyakit jantung dan stroke.
Kombinasi vitamin A, vitamin C
dan vitamin E dalam pepaya dapat mencegah terjadinya oksidasi kolesterol. Kolesterol
ini dapat menempel dan menumpuk di dinding pembuluh darah dan membentuk plak
berbahaya (aterosklerosis). Jika dibiarkan, dapat menyebabkan terjadinya
penyakit jantung dan stroke.
Vitamin B kompleks, Pengatur Kerja Tubuh
Pepaya merupakan sumber vitamin B
kompleks yang membantu kerja tubuh. Asam folat merupakan salah satu vitamin B
kompleks yang memegang peranan penting terhadap fungsi tubuh. Asam folat dalam
pepaya dapat membantu mengubah homosistein menjadi zat yang tidak berbahaya
dalam tubuh. Homosistein merupakan zat yang jika menempel pada dinding pembuluh
darah dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung dan stroke.
Kalium, Pencegah Penyakit jantung
Kalium pada pepaya berperan
menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah yang dapat mencegah terjadinya
penyakit jantung dan stroke. Tahukah anda? Jus pepaya dan ekstrak buah pepaya
ternyata memiliki efek antihiperlipidemik. Melalui sebuah uji preklinis yang
dipublikasikan pada Nig J. Nat.Prod and Med (2006) menyatakan bahwa
mengkonsumsi jus pepaya dan ekstrak buah pepaya dapat menurunkan kadar kolesterol
dan trigliserida plasma karena kandungan enzim papain dalam pepaya


No comments:
Post a Comment