Monday, November 6, 2017

JERUK MANIS SI MANIS PEMUSNAH KANKER


Jeruk manis (Citrus sinensis Osbeck) termasuk buah tropis yang memiliki kulit berwrna hijau-kuning, daging buah berair dan berasa manis. Jeruk manis kerap dijadikan pilihan sebagai pencuci mulut. Tidak hanya murah dan mudah dijangkau, buah ini dipilih karena rasanya enak. Selain itu, jeruk manis memiliki khasiat bagi kesehatan. Pasalnya, buah ini mengandung antioksidan yang cukup tinggi.
Sebutan lain jeruk manis di luar negeri di antaranya sweet orange, orange, mozambique orange (Inggris); oranger commun, orange douce, orangier (Perancis), orange, apfelsine (Jerman); limau manis, limau langgat, lumai hup (Malaysia); kahel (Filipina); cheng, tian chenag (Cina); ama daida (Jepang). Di Indonesia, kita mengenal sankis, chula atau choreng untuk sebutan lain dari jeruk manis.

Kandungan Gizi Jeruk Manis
Dalam daging buah jeruk manis terdapat berbagai macam zat yang memberikan manfaat kesehatan. Senyawa utama yang menjadi andalan bagi si manis menggarkan ini adalah vitamin C, asam folat, serat, senyawa fitokimia, likopen dan karotenoid. Berikut kandungan gizi jeruk manis secara lengkap.


                            jeruk kaya vitamin C, asam folat serat, karotenoid dan limonene

Kandungan zat gizi jeruk manis per 100 gram
Komponen Zat Gizi                                         Jumlah
Air                                                                         86,75 gram
Energi                                                                   47 kcal
Karbohidrat                                                          11,75 gram
Gula                                                                      9,35 gram
Serat                                                                     2,4 gram
Lemak                                                                   0,12 gram
Protein                                                                  0,94 gram
Thiamin                                                                0,087 mg
Riboflavin                                                            0,040 mg
Niasin                                                                   0,287 mg
Asam Pantotenat                                                  0,250 mg
Vitamin B6                                                           0,06 mg
Folat                                                                     30 ug
Vitamin C                                                             53 mg
Kalsium                                                                40 mg
Besi                                                                       0,1 mg
Magnesium                                                           10 mg
Fosfor                                                                   14 mg
Kalium                                                                  181 mg
Zink                                                                       0,07 mg

Vitamin C, Penjegal Penyakit jantung
Dengan mengkonsumsi 100 gram jeruk manis dapat memenuhi 75% hingga 88% kebutuhan vitamin C anda. Vitamin C banyak terdapat di daging buah dan kulit ari yang melapisinya serta bagian kulit jeruk.
Tingginya asupan vitamin C terbukti pada berbagai studi dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Pasalnya, vitamin C mampu melindungi peradagangan pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung.

Asam Folat, Penting bagi Ibu Hamil
Untuk wanita yang sedang hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi jeruk manis. Pasalnya, buah ini mengandung asam folat tinggi yang penting bagi kesempurnaan janin, pembentukan sel-sel baru dan pencegah cacat bawaan pada bayi.

Serat, Penghambat kolesterol
Jeruk manis memiliki kandungan serat yang tinggi. Dari sebuah penelitian menyimpulkan bahwa dengan mengkonsumsi 10 gram serat per hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 14% dan menurunkan risiko jantung koroner sebesar 30%. Serat yang terkandung dalam jeruk manis berguna untuk mengikat asam empedu sebagai hasil akhir metabolisme kolesterol. Rendahnya kolesterol dalam tubuh dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Senyawa Fitokimia, Anti Penyakit Menular
Beberapa senyawa fitokimia yang terkandung dalam jeruk manis di antaranya gula reduksi, saponin, glikosida dan flavonoid. Kandungan saponin dan flavonoid pada jeruk manis dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan menghambat penyerapan kolesterol. Artinya, kandungan saponin dan flavonoid berperan dalam penanganan diabetes dan jantung.

Selain itu, berbagai kandungan fitokimia dipercaya memiliki aktivitas antimikroba yang berguna untuk mencegah penyebaran penyakit menular. Berdasarkan studi Osarumwense dkk yang diterbitkan pada Continental J. Pharmaceutical Sciences (2011) menyatakan bahwa kandungan fitokimia pada jeruk manis memiliki aktivitas antimikroba yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus Bacillus subtilis, Enterococcus feacalis, serta jamur Candiola albicans dan Aspergillus niger.

ANDA HARUS TAHU!

Jeruk manis merupakan buah yang kaya vitamin C, asam folat, serat, limonene dan senyawa fitokimia. Kandungan ini diketahui berperan terhadap penurunan risiko kanker kolon, kanker esofagus dan kanker lambung.

No comments:

Post a Comment