Kulit buah berwarna hijau dengan
setiap mata di sekujur kulit, daging buah berwarna putih dengan rasa manis
menggoda, siapa yang tidak mengenalnya? Srikaya (Annpna squamosa) merupakan
tanaman buah yang berasal dari genus Annona yang sama dengan sirsak. Srikaya
merupakan salah satu buah eksotis yang berasal dari daerah tropis. Srikaya
banyak diminati masyarakat karena rasanya yang manis dan berkhasiat mencegah
kanker serta memiliki aktivitas anti-peradangan.
Srikaya memiliki berbagai sebutan
lain di beberapa negara, seperti sugar apple, custrad apple sweetsop (Inggris);
fruta do conde, fruta-pinha, pinha, araticum, ata (Brasil); nona sri kaya, buah
nona, sri kaya (Melayu); na, mang cau ta (Vietnam); noi na (Thailand) dan atis
(Filipina).
Kandungan Gizi Srikaya
Daging buah srikaya mengandung
berbagai zat gizi. Selain unsur makro, srikaya juga mengandung senyawa
fitokimia yang memberikan efek kesehatan bagi tubuh. Berikut kandungan zat gizi
srikaya secara lengkap.
Kandungan zat gizi srikaya per
100 gram
Komponen Zat Gizi Jumlah
Air 83,4 gram
Energi 63 kcal
Protein 1,1 gram
Lemak 0,5 gram
Karbohidrat 13,9 gram
Serat 2,1 gram
Kalsium 127 mg
Fosfor 30 mg
Besi 2,7 mg
Karoten total 31 ug
Tiamin 0,08 mg
Vitamin C 28,3
mg
srikaya sama seperti sirsak kandungan acetogenins pada srikaya mampu membunuh sel kanker
Acetogenins, Pemusnah Sel Kanker
Berdasarkan studi yang dilakukan
oleh Hai-Jun dkk dan diterbitkan oleh Journal of Asian Natural Products
Research (2009) menyebutkan terdapat dua senyawa sitotoksik acetogenins dalam
tanaman srikaya yang disebut squamostananin A dan squamostanin B. Senyawa ini
diyakini dapat memberikan efek mempercepat kematian sel, khususnya pada sel
kanker paru, kanker payudara dan kanker prostat.
Vitamin C, Penangkal Penyakit
Srikaya memiliki kandungan
vitamin C yang tinggi. Konsumsi 100 gram daging buah srikaya dapat mencukupi
47% kebutuhan vitamin C anda. Vitamin C merupakan sumber antioksidan yang dapat
membantu mencegah terjadinya penyakit degeneratif dan membantu meningkatkan
sistem kekebalan tubuh melawa berbagai virus dan bakteri. Selain itu, kandungan
vitamin C dalam srikaya juga dapat memberikan efek anti-peradangan dan mencegah
proses penuaan dini.
Serat, Pelancar Buang Air Besar
Srikaya mengandung serat yang
dipercaya membantu melancarkan proses buang air besar dengan cara mengikat air
dan membentuk massa kotoran (feses). Adanya serat akan membantu mengikat air
sehingga massa kotoran (feses) yang terbentuk lebih lunak dan mudah dikeluarkan
dari tubuh.
ANDA HARUS TAHU!
Srikaya tanaman multiguna. Akar
dan kulit batangnya dipercaya memiliki kandungan antioksidan yang berperan
terhadap anti-peradangan. Daunnya dapat digunakan sebagai penangkal kanker dan
penyakit degeneratif, seperti diabetes dan penyakit jantung.
Perlu diingat bahwa konsumsi
rebusan atau ekstrak akar, biji dan daun srikaya harus berdasarkan pengawasan
herbalis atau pengobat. Pasalnya, beberapa kandungan dalam akar, biji dan daun
srikaya mengandung racun yang berbahaya bagi tubuh.


No comments:
Post a Comment