Siapa yang tidak mengenal manggis? Daging buah manggis
berwarna putih dengan rasa manis-asam. Bagian luarnya berbentuk bulat dengan
kulit berwarna merah keunguan menjadi pilihan banyak orang. Tidak hanya karena
bentuk dan rasanya, manggis (Garcinia Mangostana) dipilih karena berbagai klaim
yang menyebutnya sebagai buah kesehatan.
Xanthone dalam manggis berperan sebagai antioksidan dan
antiperadangan. Buah manggis tidak hanya terkenal di Indonesia, bahkan hampir
di seluruh belahan dunia. Buah ini mendapat julukan “si ratu buah” atau queen
of tropical fruit.
Beberapa sebutan lain manggis di luar negeri di antaranya
manggistan, manggis (Belanda); mangosteen (Inggris); mangastane (Jerman);
mangostau, mangosta, mangusta (Portugal); mangustan (India); mangusta, manggis,
mesetor, semetah, sementah (Malaysia); mangkhut (Thailand); cay mang cut (Vietnam);
manggustan, mangis, mangostan (Filipina).
Kandungan Gizi
Manggis
Sebagai buah eksotik dengan julukan ratu buah, manggis
memiliki berbagai kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan. Berikut tabel
kandungan zat gizi manggis secara lengkap.
Kandungan zat gizi
manggis per 100 gram
Komponen Zat Gizi Jumlah
Energi 63 kcal
Karbohidrat 15,6 gram
Protein 0,5 gram
Lemak 0,4 gram
Kolesterol 0 mg
Serat 5,1 gram
Folat 31 ug
Niasin 0,286 mg
Asam Pantotenat 0,032
mg
Piridoksin 0,041 mg
Riboflavin 0,054 mg
Thiamin 0,054 mg
Vitamin A 35
IU
Vitamin C 7,2
mg
Natrium 7 mg
Kalium 48 mg
Kalsium 5,49 mg
Tembaga 0,069 mg
Besi 0,17
mg
Magnesium 13,9 mg
Mangan 0,10 mg
Posfor 9,21 mg
Zinc 0,12
mg
Xanthone, Penumpas
Kanker
Kulit bagian dalam manggis merupakan bagian yang paling
banyak dibuang saat mengkonsumsi daging buah manggis. Padahal, kulit bagian
dalam (pericarp) sebenarnya dapat dikonsumsi dan bermanfaat bagi kesehatan. Pada
bagian ini terkandung senyawa antosianin dan xanthone yang berguna untuk
mengobati dan mencegah kanker.
Khasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis
memiliki aktivitas dalam melawan sel kanker, khususnya sel kanker hati, kanker
payudara dan kanker darah. Sebuah studi in vitro yang diterbitkan pada Planta Medica (2002) menyebutkan bahwa
eksstrak kulit manggis mengandung garcinone E, yakni suatu senyawa xanthone
dalam kulit manggis yang memiliki efek kuat terhadap pengobatan dan pencegahan
kanker hati.
Serat, Penjaga
Pencernaan
Kandungan serat dalam 100 gram daging buah manggis sekitar
5,1 gram. Jumlah ini dapat memenuhi 13% kebutuhan serat dalam satu hari. Konsumsi
serat yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan saluran
pencernaan.
Vitamin B kompleks,
Penjaga Sistem Metabolisme Tubuh
Buah manggis merupakan buah yang kaya akan kandungan vitamin
B kompleks, yakni thiamin, niasin dan folat. Vitamin ini berperan membantu
penggunaan karbohidrat, protein dan
lemak dalam tubuh.


No comments:
Post a Comment