Daging buah melon terasa berair,
sedikit renyah dan berasa manis. Daging buah ini biasanya dikonsumsi secara
segar sebagai buah meja atau diiris-iris. Sebagai campuran es buah, sup buah
atau salad. Buah melon juga sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan jus,
sari buah dan bahan campuran membuat puding atau agar. Melon tidak dianjurkan
diolah dengan teknik pengeringan atau pengalengan. Pasalnya, melon memiliki pH
yang cukup tinggi, sekitar 6,1-6,6.
Tingkat pH yang tinggi memudahkan
pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan gejala botulism-keracunan
akibat makanan kaleng. Selain itu, pH yang tinggi ini mengindikasikan bahwa
buah butuh penanganan khusus untuk diolah menjadi makanan kaleng. Salah satu
pengolahannya adalah penggunaan tekanan dengan suhu tinggi. Harap perhatikan,
penggunaan suhu tinggi saja dapat menyebabkan melon menjadi lembek dan tidak
enak untuk dikonsumsi.
Apakah anda tahu? Biji melon
ternyata dapat diolah menjadi produk susu. Sebuah penelitian yang dilakukan
oleh Baghaei dkk yang diterbitkan dalam World Applied Sciences Journal (2008)
mencoba membuat produk minuman dari bahan dasar biji melon dan jeruk. Hasil
dari percobaan ini terciptalah produk minuman dengan kandungan gizi yang cukup
tinggi. Minuman ini mengandung 14,9% karbohidrat, 2,25% lemak dan 1,75%
protein. Selain itu, minuman ini tinggi akan kandungan fosfor dan kalium.
Sama seperti buah lainnya,
kandungan gizi melon akan maksimal saat melon mencapai kematangan sempurna.
Proses pematangan buah melon memerlukan waktu empat hari pada suhu ruang. Melon
yang sudah matang dan kondisinya yang sudah terpotong dapat disimpan dalam
lemari pendingin dalam wadah plastik yang tertutup rapat. Melon dapat disimpan
hingga 10-14 hari pada suhu 2,5-7 derajat Celcius dengan kelembapan 95%. Saat
disimpan, biarkan biji melon menempel pada melon yang sudah dipotong. Hal ini
bertujuan untuk mempertahankan kelembapan dan keempukan buahnya.
ANDA HARUS TAHU!
Melon yang disimpan pada suhu di
bawah 2 derajat Celcius akan mudah mengalami kerusakan. Tandanya, timbulnya
warna kecokelatan pada kulit melon dan kegagalan pematangan buah melon.
Menu Olahan Melon
Salad Bola
Bahan
§
100 g melon, potong kotak-kotak 1 cm
§
100 g apel, bentuk bulat 1 cm
§
100 g nanas, potong sesuai selera
§
100 g pepaya, potong kotak-kotak 1 cm
§
100 g jeruk manis, dalam bentuk siungan
§
100 gram jeruk bali ambil bulirnya. Gunakan
kulit jeruk bali sebagai wadah salad
Bahan Saus
§
100 g gula pasir
§
½ cangkir air mineral
§
1 sdm air asam jawa
§
3 buah cabai merah keriting, haluskan
§
Garam secukupnya
Cara Membuat
1.
Cuci bersih kulit jeruk bali. Lumuri potongan
apel dengan air jeruk nipis, sisihkan.
2.
Rebus semua bahan saus dalam panci hinngga
mendidih. Dinginkan, lalu saring. Sisihkan dalam wadah.
3.
Letakkan seluruh buah di dalam kulit buah jeruk,
lalu tuang saus. Aduk sebentar agar bumbu meresap
4.
Masukkan dalam lemari pendingin. Siap disajikan.
Untuk 2 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi 330,5 kcal
Protein 1,9 gram
Lemak 0,65 gram
Karbohidrat 84,95 gram
“kandungan antioksidan dalam salad ini cocok dikonsumsi oleh penderita
penyakit jantung koroner dan kanker. Selain itu, salad ini juga sangat baik
untuk penderita konstipasi dan hipertensi”.
Tart Buah
Bahan Kulit
§
200 g tepung terigu
§
200 g mentega
§
100 g gula pasir
§
75 ml air
Vla
§
3 sdm susu bubuk
§
300 ml air
§
1 sdm esens vanili, larutkan dengan air
§
1 sdm tepung maizena, larutkan dengann air
secukupnya
§
2 buah kuning telur, kocok
§
80 g gula pasir
Isi
§
100 g melon, potong membulat 1 cm
§
100 g stroberi, belah menjadi delapan bagian
§
100 g nanas, potong seperti kapas
§
100 g jeruk manis
§
Jelly plain secukupnya
Cara Membuat
1.
Campur seluruh bahan kulit. Aduk hingga kalis.
Simpan di dalam lemari pendingin selama satu jam, lalu keluarkan.
2.
Gilas adonan setebal 4 mm. Cetak berbentuk bulat,
lalu masukkan ke dalam loyang. Tekan bagian bawah kulit tart dalam loynag
menggunakan garpu.
3.
Masukkan adonan kulit tart ke dalam oven bersuhu
180 derajat Celcius hingga matang. Lepaskan kulit tart dari loyang. Dinginkan
dan sisihkan.
4.
Untuk membuat via, aduk 5 sdm susu cair yang
telah dipanaskan bersama dengan telur. Kosok dan aduk rata di atas api kecil
5.
Rebus air, susu dan gula pasir hingga mendidih.
Masukkan campuran telur dan susu tadi ke dalam rebusan ini secara perlahan.
6.
Masukkan larutan tepung maizena, lalu tambahkan
larutan esens vanili. Aduk hingga mengental. Angkat dan dinginkan.
7.
Cara penyajiannya, masukkan vla ke dalam kulit
tart. Di atas vla, isi dengan irisan buah-buahan. Olesi tart dengan jelly plain
yang masih panas menggunakan kuas kecil. Hidangkan.
Untuk 10 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi 326,88kcal
Protein 3,85 gram
Lemak 17,96 gram
Karbohidrat 38,77 gram
“tart ini cocok dikonsumsi oleh penderita konstipasi. Kandungan serat
dalam isi tart mampu melancarkan proses pembuangan air besar”.
Jus Melon Pandan
Bahan
§
1 kg melon, kupas
§
100 g susu kental manis
§
Es keprok secukupnya
Sirup
§
100 g gula pasir
§
500 cc air
§
½ sdt vanili
§
1 lembar daun pandan, potong-potong
Cara Membuat
1.
Untuk membuat sirup, didihkan air, lalu masukkan
gula pasir dan daun pandan. Aduk hingga mendidih dan gula larut, lalu angkat. Tambahkan
vanili dan aduk sebentar. Biarkan hingga dingin.
2.
Potong-potong buah melon, lalu masukkan ke dalam
blender. Masukkan sirup pandan, susu kental manis dan es keprok. Hancurkan hingga
tercampur rata dan lembut. Tuang jus melon ke dalam gelas saji, siap disajikan.
Untuk 7 porsi
Nilai gizi per porsi
Energi 149, 48 kcal
Protein 2,31 gram
Lemak 1,51 gram
Karbohidrat 34,34 gram
“Jus ini cocok dikonsumsi oleh penderita hipertensi dan kanker. Selain itu,
jus ini dapat digunakan sebagai peluruh kencing bagi orang yang mengalami sulit
buang air”.


No comments:
Post a Comment