Thursday, November 16, 2017

STROBERI MERAH MENGGODA PENAKLUK PENYAKIT




Siapa yang tidak tertarik akan kecantikan dan keunikan buah ini? Ya.. Stroberi merupakan buah yang memiliki aroma khas, warna kulit merah menyala, sensasi buah yang berair dan rasa buah yang manis-asam. Buahnyanya berasal dari kuncup bunga yang berkembang menjadi buah. Bijinya yang kecil terdapat di sekujur lapisan kulit dan daging buah stroberi. Buah ini pertama kali ditemukan di Brittany, Perancis pada tahun 1750-an.
Kandungan antioksidan dalam buah stroberi menjadikannya sebagai salah satu buah kesehatan. Leong dan Shui telah telah melakukan kajian dan pembagian buah berdasarkan kandungan antioksidan dalam buah. Berdasarkan metode analitis AEAC, buah dibagi menjadi empat jenis, yaitu extremely high antioxidant, high antioxidan, medium antioxidan dan low antioxidant. Menariknya, stroberi ternyata masuk dalam kategori extremely high antioxidant.
Stroberi (Fragaria virginiana) memiliki berbagai sebutan lain di beberapa negara, seperti stroberi (Malaysia); garden stroberi, pineapple stroberi, ananas stroberi (Inggris); freasa (Flipina); Satroboery (Thailand); dan dau tay (Vietnam).

Kandungan Gizi Stroberi
Daging buah stroberi mengandung beragam zat yang memberikan manfaat kesehatan. Tak salah jika stroberi dikategorikan sebagai buah dengan antioksidan yang sangat tinggi. Senyawa antioksidan yang terkandung di antaranya quercetin, asam ellagat, antosianin dan kaempferol.

Kandungan zat gizi stroberi per 100 gram

Komponen Zat Gizi          Jumlah
Air                                       92 gram
Energi                                  30 kcal
Protein                                 0,6 gram
Lemak                                  0,4 gram
Karbohidrat                          7 gram
Serat                                     0,5 gram
Kalsium                                14 gram
Besi                                       0,4 mg
Magnesium                           10 mg
Fosfor                                   19 mg
Kalium                                  166 mg
Natrium                                1 mg
Vitamin C                             56,7 mg

                           pigman antosianin yang dimilikinya berperan sebagai antioksidan
                                                  yang mampu menurunkan tekanan darah

Quercetin, Penjegal Kanker
Berbagai penelitian telah menunjukkan peranan quercetin dalam  mencegah kanker, khususnya kanker prostat. Bahkan tidak hanya kanker prostat, sebuah studi preklinis yang diterbitkan pada J Agric Food Chem (2005) menunjukkan bahwa terjadi penghambatan pertumbuhan sel kanker hati karena peranan polifenol ekstrak stroberi dalam menginduksi proses kematian sel.

Asam Ellagat, Penghambat Kanker
Asam ellagat dalam stroberi berperan dalam penghambatan sel kanker. Sebuah penelitian yang dilakukan di Hollings Institute, University of South Carolina, Amerika Serikat terhadap 500 penderita kanker rahim menemukan bahwa asam ellagat menyebabkan berhentinya perkembangan sel kanker karena kemampuannya menginduksi proses kematian sel. Selain berperan menghambat perkembangan sel kanker rahim, asam ellagat dapat digunakan sebagai penanganan pada kanker payudara, kanker pankreas, kanker kulit, kanker kolon dan kanker prostat.

Antosianin, Penurun Tekanan Darah
Antosianin merupakan pigmen berwarna merah yang dimiliki oleh stroberi, khususnya pada bagian kulitnya. Antosianin diduga merupakan senyawa antioksidan kuat. Selain itu, antosianin memiliki efek dalam menurunkan tekanan darah.

Kaempferol, Pelawan Penyakit Jantung dan Kanker
Kaempferol dapat membantu mencegah kerusakan oksidasi sel, lemak dan DNA tubuh. Selain itu, kaempferol berperan dalam mencegah terjadinya arterosklerosis dengan menghambat iksidasi lemak jahat (LDL) dan mencegah pembentukan platelet dalam darah dapat berisiko meningkatkan penyakit jantung.
Sebuah studi preklinis yang dilakukan oleh Jan Kowalski dkk dan diterbitkan pada Pharmacological Reports (2005) menyebutkan bahw kempferol berperan menghambat monocyte chemoattrectant (Mcp-1). MCP-1 inilah yang berperan dalam pembentukan plak pada pembuluh darah.
Selain sebagai pelawan penyakit jantung. Kaempferol berperan dalam menghambat pembentukan sel kanker. Sebuah studi yang dilakukan oleh ML Ackland dkk dan diterbitkan pada In Vivo (2005) menyebutkan kaempferol dan quercetin menunjukkan aksi sinergis dalam mengurangi pembentukan sel kanker. Studi lain yang dilakukan di Chiang Mai University, Thailand menemukan bahwa kaempferol dapat digunakan untuk membantu melawan perkembangan sel kanker peranannya dalam mengurangi ketidakmampuan tubuh merespon obat anti-kanker, seperti vinbalstine dan paclitaxel.

Vitamin C, Penjaga Sistem Imun
Dengan mengkonsumsi 100 gram stroberi, anda dapat memenuhi 95% kebutuhan vitamin C dalam sehari. Vitamin C merupakan antioksidan yang berperan dalam meningkat sistem kekebalan tubuh melawn serangan penyakit. Selian itu, kandungan asam folat, antosianin, quercetin dan kaempferol bersama dengan vitamin C dapat digunakan untuk melawan kanker.                            

Kalium, Pelawan Stroke
Stroberi merupakan salah satu buah yang kaya akan kandungan kalium dan rendah natrium. Karena itu, stroberi dapat berperan untuk membantu mengurangi risiko stroke dan menurunkan tekanan darah. Selain itu, kalium juga diperlukan untuk menormalkan irama jantung dan pengalihan oksigen ke otak. Hasil penelitian dari Journal of the American College of  Cardiology menyimpulkan bahwa asupan kalium harian sebesar 1.600 mg dapat menurunkan risiko stroke lebih dari 20%.





No comments:

Post a Comment