Saturday, November 25, 2017

KATUK DAUN AJAIB PELANCAR ASI


Katuk sangat populer di kalangan ibu-ibu menyusui karena kemampuannya melancarkan ASI. Selain itu, katuk juga memberikan manfaat positif lain bagi tubuh kita. Tanaman dengan nama latin Sauropus androgunus (L) Merr merupakan tanaman berbentuk semak, dengan tinggi 2-3 meter. Daun katuk berbentuk bulat memanjang degan pangkal daun tumpul atau bulat dan ujung daun runcing atau setengah runcing.
Terdapat perbedaan warna antara daun di permukaan bawah dan di permukaan atas, Daun di permukaan atas berwarna hijau gelap, sedangkan daun di permukaan bawah berwarna hijau muda. Daun yang dipilih sebagai makanan untuk konsumsi adalah daun yang masih muda. Katuk mudah didapatkan, baik di pasar tradisional maupun di pasar swalayan.

Kandungan Gizi Katuk
Seperti sayuran lain, katuk mengandung protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A,  vitamin B dan vitamin C. Salah satu keunggulan katuk adalah kandungan karotennya yang cukup tinggi. Bahkan, menurut Hulshoff (1997) daun katuk memiliki kandungan karoten yang tertinggi di antara sayuran dan buah-buahan yang diteliti di Indonesia.

Tak hanya itu, daun katuk pun mengandung alpha-tocopherol yang tinggi, bahkan tertinggi di antara tanaman tropis yang sering dikonsumsi. Berikut kandungan gizi daun katuk per 100 gram

Kandungan gizi katuk per 100 gram
Kandungan Gizi               Jumlah
KH (g)                                11
Protein (g)                          4,8
Lemak (g)                            1
Kalsium                              204

Kandungan Gizi               Jumlah
Fosfor (mg)                        83
Besi (mg)                            2,7
Vit A (SI)                           10,371
Vitamin B1 (mg)                0,1
Vitamin C (mg)                  239
Air (g)                                 81
Energi (kal)                         59

Laktagagum, Pelanccar ASI
Daun katuk populer karena manfaatnya dalam melancarkan ASI. Senyawa aktif bernama laktagagum berperan penting dalam proses tersebut. Selain itu, kandungan steroid dan polifenolnya juga berperan dalam meningkatkan kadar prolaktin. Kadar prolaktin yang tinggi berfungsi meningkatkan, mempercepat dan memperlancar prouksi ASI.

Isoflavonoid, Mencegah Osteomalaisia
Daun katuk memiliki kandungan isoflavonoid yang menyerupai esterogen dan mampu memperlambat berkurangnya massa tulang (osteomalasia). Ada juga saponin, senyawa aktif lain yang terbukti berkhasiat sebagai antikanker, antimikroba dan meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Sebuah penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan kedua senyawa tersebut mirip dengan senyawa yang terdapat dalam bawang putih, allinase. Senyawa ini memicu perubahan komponen perkusor menjadi komponen sulfur dan berkhasiat memacu pertumbuhan.

Klorofil, Penetral Racun
Penelitian lain yang dilakukan oleh Dr. Leenawaty dari ITB membuktikan manfaat lain dari daun katuk. Daun katuk diketahui kaya akan klorofil yaitu sebesar 8% dari bobot kering. Jumlah kandungan klorofil ini merupakan jumlah yang tertinggi di antara jenis sayuran lain. Seperti kita ketahui, klorofil atau zat hijau daun memiliki fungsi utama dalam membantu reaksi fotosintesis. 
Bagi manusia manfaat klorofil ini bermacam-macam, seperti membersihkan jaringan tubuh dan tempat pembuangan sisa limbah metabolisme; mengatasi parasit, bakteri dan virus yang ada di dalam tubuh; serta sebagai penetral racun dan senyawa kimia.

Fitokimia, Pembangkit Vitalitas Seksual
Kandungan lain yang terdapat dalam daun katuk adalah berbagai senyawa fitokimia yang berkhasiat sebagai obat,seperti progesteron, estradiol, testosteron dan glukokortikoid. Selain itu, daun katuk juga mengandung senyawa eikosanoid, prostaglandin, prostasiklin, tromboksan, lipoksin dan leukotrien. Salah satu senyawa ini bermanfaat untuk meningkatkan mutu dan jumlah sperma, serta membangkitkan vitalitas seksual.

Vitamin A dan Vitamin C, Menjaga Sistem Imunitas
Seperti layaknya sayuran lain, daun katuk juga mengandung vitamin A dan C. Bahkan, kandungan vitamin C pada daun katuk ini lebih tinggi daripada kandungan dalam jeruk dan jambu biji. Begitu juga kandungan vitamin A di dalam daun katuk yang tergolong tinggi. Telah banyak orang mengetahui fungsi dari kedua vitamin ini, salah satunya sebagai antioksidan yang ampuh dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan sel.


No comments:

Post a Comment