Thursday, November 9, 2017

NANAS MATA DURI SPESIALIS ANTIPERADANGAN


Nanas merupakan jenis buah tropis yang berasal dari Eropa. Buahnya memiliki kulit bermata dan berduri serta memiliki rasa asam-manis. Nanas dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis, termasuk Indonesia. Nanas (Ananas cosmosus) memiliki banyak nama lain di berbagai daerah, seperti anes (Aceh); mas (Gayo); nonas (Batak); aneh (Minangkabau); kanos (Lampung); danas (Sunda); panda jawa (Sumba); pedang (Flores); nanasi (Tidore); tuis mangandow (Makasar); amasiun (Ambon); kalnasi (Buru) dan manasi (Halmahera).
Nanas memiliki tekstur renyah dan relatif padat. Buahnya banyak digunakan untuk berbagai industri pengolahan makanan. Nanas memiliki berbagai manfaat terhadap kesehatan. Nanas dipercaya mampu mengobati penyakit sendi, mencegah kanker dan mencegah penyakit asma.

Kandungan Gizi Nanas
Daging  buah nanas mengandung berbagai macam zat gizi yang memberikan kontribusi terhadap kesehatan. Daging buah nanas mengandung 85% air, 0,4% protein, 14% karbohidrat, 0,1% lemak dan 0,5% serat. Selain itu, nanas juga kaya akan vitamin A, vitamin B1, vitamin B6, vitamin C dan serat.

Kandungan zat gizi nanas per 100 gram

Komponen Zat Gizi          Jumlah
Air                                      88,9 gram
Energi                                 40 kcal
Protein                                0,6 gram
Lemak                                 0,3 gram
Karbohidrat                         9,9 gram
Serat                                    0,6 gram
Kalsium                               22 mg
Fosfor                                  14 mg
Besi                                      0,9 mg
Magnesium                          12 mg
Natrium                                 -
Kalium                                  150 mg
Karoten total                         90 ug
Tiamin                                   0,02 mg
Vitamin C                             22 mg

Jika anda ingin mendapatkan manfaat nanas bagi kesehatan, selalu konsumsi nanas dalam keadaan sudah matang. Hindari konsumsi nanas dalam keadaan mentah atau belum matang. Pasalnya, mengkonsumsi nanas saat belum matang justru dapat membuat iritasi tenggorokan dan berperan sebagai pencahar.
                        kandungan bromelin di dalam nanas berperan sebagai antiperadangan

Bromelin, Spesialis Antiperadangan
Kehadiran bromelin dalam nanas sudah diketahui sejak 1891 oleh Lotz-Winter. Bromelin dipercaya memberikan efek antiperadangan, antinyeri dan antikankanker. Bromelin memiliki kemampuan untuk mengurangi kondisi inflamasi (peradangan), seperti sinusitis, bronkitis, radang tenggorokan, arthritis (radang sendi) dan gout (asam urat). Selain itu, bromelin dapat digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka, mempercepat pemulihan sesudah operasi, mengurangi pengentalan darah dan mengurangi atau mencegah penimbunan plak dari dinding arteri.

Penelitian yang dilakukan oleh hale (2005) dan Secor Jr (2005) menemukan bahwa bromelin memiliki kemampuan untuk meningkatkan respon iun, khususnya meningkatkan kadar limfosit T tubuh. Fungsi inilah yang digunakan sebagai aktivitas antiperadangan dan antinyeri. Studi prekilinis yang dilakukan Hale diterbitkan pada Clin Immunol (2005) menggunakan bromelin sebagai terapi inflamasi saluran cerna.

Vitamin C dan Vitamin B, Pembawa Antioksidan
Vitamin C merupakan vitamin larut air yang berperan sebagai antioksidan yang mampu melawan radikal bebas yang dapat membahayakan sel normal. Selain kandungan vitamin C, nanas kaya akan vitamin B1 dan vitamin B6 yang juga berfungis sebagai antioksidan bagi tubuh.

Radikal bebas dapat meningkatkan risiko terbentuknya plak pada arteri pembuluh darah yang menyebabkan aterosklerosis dan pemicu penyakit jantung. Beberapa bahaya radikal bebas di dalam tubuh di antaranya meyebabkan penyempitan saluran napas penyebab asma, membahayakan sel kolon yang dapat berkembang menjadi sel kanker dan menyebabkan terjadinya nyeri sendi. Kandungan vitamin C, vitamin B1 dan vitamin B6 dalam nanas dipercaya dapat mengurangi risiko tersebut.

Serat. Penurun Kolesterol
Kandungan serat dalam nanas berkhasiat untuk memperlancar buang air besar (laksatif), mengatur kadar kolesterol darah dan mengatur kadar gula darah. Serat berfungsi mengikat asam empedu sehingga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Selain itu, serat juga membantu menurunkan penyerapan gula dalam usus yang dapat membantu mengatur kadar gula darah.

ANDA HARUS TAHU!

Berbagai vitamin yang terkandung dalam nanas berfungsi untuk menangkal radikal bebas dan mengurangi risiko berbagai penyakit

No comments:

Post a Comment