Sunday, November 26, 2017

KECIPIR BIJI-BIJIAN SUMBER ASAM AMINO LENGKAP


Sayuran yang satu ini bukanlah termasuk sayuran yang populer di kalangan masyarakat. Baru pada beberapa tahun terakhir setelah ditemukan banyak manfaat dari sayuran ini, kecipir menjadi salah satu sayuran yang mulai dikonsumsi.
Kecipir atau yang memiliki nama latin Psophocarpus tetragonolobus L pertama kali ditemukan oleh Rumphius pada tahun 1747. Tanaman yang termasuk dalam famili Leguminosae ini diduga berasal dari Afrika, tepatnya dari Madagaskar dan Mauritus yang kemudian menyebar sampai ke Asia. Di kawasan Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik, kecipir ditanam sebagai sayuran sampingan. Di Indonesia, kecipir diperkirakan baru masuk pada abad ke-17.
Sayuran yang satu ini termasuk sayuran yang memiliki banyak nama lain di beberapa daerah. Beberapa nama kecipir yang dikenal di luar negeri adalah wingged bean, asparagus bean atau pea, four-angled bean atau four-cournered bean, goa bean, manila bean dan mauritus bean. Di Indonesia, kecipir juga memiliki berbagai macam sebutan seperti kacang botol atau kacang belingbing (Sumatera), jaat (Sunda) kelongkang (Bali) dan Biraro (Ternate).
Di Myanmar dan Papua Nugini, kecipir telah lebih dahulu dibudidayakan dalam skala produksi yang menguntungkan. Dilihat dari jenisnya, kecipir yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah kecipir berbunga ungu dan kecipir berbunga putiih. Ciri-ciri kecipir berbunga ungu adalah ukuran polong pendek (15-20 cm) sedangkan kecipir berbunga putih memiliki ukuran polong panjang (30-40 cm) dengan biji relatif kecil.
Tanaman ini dapat ditanam di banyak tempat sampai dengan tempat yang mencapai ketinggian 2.200 m di dataran tinggi Papua. Walaupun kecipir tahan terhadap suhu tinggi, tanaman ini tidak tahan di suhu rendah. Suhu yang lebih tinggi dari 32 derajat Celcius atau lebih rendah dari 18 derajat Celcius akan menghambat pembentukan bunga.
Hampir sama dengan jenis biji-bijian lainnya, kecipir yang termasuk dalam famili Leguminosae, memiliki zat antinutrisi. Bila kecipir dimakan dalam keadaan mentah, dapat menyebabkan keracunan. Kandungan zat ini leih rendah dibandingkan degan kandungan zat antinutrisi dalam kecipir adalah tripsin, kimotripsin inhibitor, amylase inhibitor, fitohemaglutinin, sianogenik glikosida dan saponin.
      kecipir sumber asam amino lisin dan sistein yang lebih tinggi daripada kadungan dalam kedelai

Kandungan Gizi Kecipir
Hampir semua bagian dari kecipir dapat dimanfaat. Berikut kandungan gizi kecipir setiap bagiannya per 100 gram.

Kandungan gizi kecipir per 100 gram
Kandungan Gizi                 Biji Tua                Umbi                    Daun
Air                                      8,7-24,6                54,9-65,2              64,2-85
Protein (g)                          29,8-39                 3-15                       5-7,6
Lemak (g)                            15,0-20,4             0,4-1,1                  0,5-2,5
KH (g)                                 23,9-42                27,2-30,5              3-8,5
Serat (g)                               3,7-16,1                1,6-17                   3-4,2
Abu (g)                                 3,3-4,9                  0,9-1,7                 1-2,9

Kaya Asam Amino, Sumber Protein Berkualitas
Hampir semua bagian dari kecipir dapat dimanfaatkan. Tak mengherankan jika kecipir dapat dimanfaatkan. Tak mengherankan jika kecipir menyimpan banyak efek positif bagi tubuh. Biji kecipir yang telah masak memiliki kandungan protein tinggi, yaitu sekitar 30-37%. Protein pada biji kecipir ini merupakan protein berkualitas sangat baik karena mengandung asam amino yang lengkap dengan kadar yang tinggi. Apabila  dibandingkan dengan ketela pohon atau ubi jalar, kualitaas biji kecipir juga masih lebih unggul. Bahkan, kandungan asam amino lisin dan sisteinnya lebih tinggi daripada kedelai. Kualitas protein dalam biji kecipir ini hanya bisa ditandingi oleh kedelai dan kacang tanah.
Protein juga terkandung dalam daunnya. Kadar protein dalam daun ini setara dengan kadar protein dalam daun singkong. Polong kecipir juga merupakan sumber protein, karbohidrat dan vitamin A. Walaupun kandungan energi dalam kecipir termasuk rendah, tetapi kandungan vitamin dan mineralnya cukup tinggi. Bagian lain yang juga mengandung protein tinggi adalah bagian umbinya


No comments:

Post a Comment