Saturday, November 4, 2017

BELIMBING BINTANGNYA VITAMIN C


Belimbing memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat memberikan sensasi segar saat dikonsumsi. Belimbing merupakan salah satu tanaman yang berasal dari Indonesia, India dan Sri Langka. Di Indonesia terdapat dua jenis belimbing yang sudah dikenal luas, yaitu belimbing sayur dan belimbing manis.
Belimbing sayur (Averrhoa blimbi) memiliki ciri fisik yang khas seperti bentuk buahnya kecil, seukuran ibu jari tangan, berwarna hijau dengan rasa yang asam. Belimbing jenis ini biasa disebut juga belimbing wuluh atau belimbing sayur. Sementara itu, belimbing manis (Averrhoa carambola) memiliki bentuk yang lebih besar dengan terkstur bergelombang. Kulit belimbing manis biasanya berwarna kuning kehijauan dengan rasa manis-asam, tetapi kadang-kadang terasa sepet. Saat dipotong melintang, penampang  belimbing terlihat menyerupai bintang sehingga buah ini kerap dijuluki buah bintang.
Jenis belimbing yang umum dikonsumsi oleh masyarakat sebagai buah atau pencuci mulut yaitu jenis belimbing manis. Selain rasa dan sensasinya yang khas, belimbing memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Kandungan utamanya adalah antioksidan, khususnya vitamin C. Faktanya, satu buah belimbing dengan bobot 100 gram dapat memenuhi 50% kebutuhan vitamin C dalam tubuh.
Sebutan lain untuk belimbing di beberapa daerah di antaranya blimbing (Jawa); balingbing (Sunda); star fruit (Inggris); Carambola (Belanda); mafuang (Thailand); balimbing (Filipina); yang tao (Cina); dan gorenshi (Jepang).

Belimbing. konsumsi satu buah per hari dapat memenuhi 50% kebutuhan vitamin C Anda

Kandungan Gizi Belimbing
Daging buah belimbing mengandung berbagai jenis zat gizi yang bermanfaat terhadap kesehatan, seperti vitamin A, vitamin C, serat dan kalium. Berikut kandungan zat gizi belimbing secara lengkap
Kandungan zat gizi belimbing per 100 gram
Komponen Zat Gizi                                         Jumlah
Air                                                                       90 gram
Protein                                                                 0,4 gram
Energi                                                                  36 kcal
Karbohidrat                                                          8,8 gram
Lemak                                                                  0,4 gram
Serat                                                                     2,8 gram
Asam Pantotenat                                                  0,39 mg
Tiamin                                                                  0,03 mg
Karoten total                                                        170 ug
Vitamin C                                                             35 mg
Natrium                                                                4 mg
Kalium                                                                  130 mg
Kalsium                                                                 4 mg
Besi                                                                        1,1 mg
Fosfor                                                                     12 mg
Besi                                                                         0,12 mg

Vitamin A dan  Vitamin C, Sumber Antioksidan Terbaik
Buah belimbing merupakan sumber vitamin A dan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan tangguh untuk memerangi radikal bebas. Dalam bahan pangan terdapat dua jenis antioksidan, yaitu atioksidan primer dan antioksidan sekunder. Sebagian besar jenis sayur atau buah hanya memiliki satu jenis antioksidan. Namun, pada belimbing terkandung kedua jenis antioksidan tersebut. Antioksidan primer berfungsi untuk melindungi sel dari kerusakan radikal bebas. Sementara itu, antioksidan sekunder berfungsi untuk memperbaiki kerusakan sel akibat adanya oksidasi oleh radikal bebas.

Serat, Pengikat Kolesterol
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, setiap mengkonsumsi serat 10 gram/hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 14 % dan menurunkan risiko kematian akibat jantung koroner sebesar 30%. Kandungan utama serat pada belimbing adalah pektin yang berperan sebagai antikolesterol. Pasalnya, pektin mampu mengikat asam empedu yang beraal dari hasil metabolisme kolesterol, lalu memantu mengeluarkannya melalui feses.

Kalium, Penjegal Stroke
Jumlah kalium dalam belimbing relatif banyak. Sedangkan jumlah natrium dalam belimbing relatif sedikit. Kedua zat ini berperan untuk mengendalikan keseimbangan cairan tubuh. Karena tinngginya kandungan kalium dan rendahnya kadar natrium, belimbing mampu mengurangi risiko stroke dan menurunkan tekanan darah. Kalium juga diperlukan untuk menormalkan irama jantung dan pengalihan oksigen menuju otak.

Asam Oksalat, Sisi Negatif Belimbing
Kandungan asam oksalat dalam 100 gram belimbing sekitar 80-730 mg. Tingginya kandungan asam oksalat berisiko menyebabkan gejala keracunan yang biasa disebut keracunan belimbing (star fruit intoxication).
Berdasarkan studi terhadap 32 pasien dengan sindromumerik yang diterbitkan oleh Nephrol Dial Transplant (2003) menganalisis efek konsumsi belimbing terhadap terjadinya gangguan kesehatan. Sebanyak 32 pasien sindrom uremik yang mengikuti penelitian, terbagi menjadi 20 pasien hemodialisis, 8 pasien dialisis. Semua pasien mengkonsumsi belimbing secara rutin. Setelah itu, pasien diberikan terapi yang berbeda, yakni hemodialisis, peritoneal dialisis dan penanganan pendukung dengan obat-obatan. Setelah dilakukan pengamatan, seluruh pasien mengalami intoksikasi karena mengkonsumsi belimbing, meliputi cegukan, muntah, bingung, lemas, mati rasa anggota badan dan insomnia.
Sebanyak 30 pasien mengeluh cegukan, 22 paasien mengeluh muntah, 221 pasien mengeluh mengalami gangguan kesadaran (bingung), 13 pasien mengeluh lemas, mati rasa anggota badan dan insomnia. Bahkan, sebanyak 7 pasien mengeluh kejang. Setelah diberikan terapi, pasien yang mendapat pengobatan dengan hemodialisis menunjukkan perbaikan yang signifikan dibandingkan dengan pasien yang tidak menjalani pengobatan atau mendapatkan pengobatan dengan dialisis peritoneal. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumsi belimbing bagi penderita uremik akan menyebabkan gejala keracunan dan membutuhkan penanganan yang lebih serius.

HARAP DIPERHATIKAN!

Orang yang memiliki permasalahan kesehatan ginjal, khususnya penyakit gagal ginjal tidak boleh mengkonsumsi belimbing. Pasalnya, belimbing mangandung asam oksalat yang tidak baik untuk ginjal

No comments:

Post a Comment