Buah naga merupakan buah eksotik
yang telah menjadi primadona di berbagai negara negara. Buah naga berbentuk
bulat lonjong yang memiliki jumbai-jumbai di seluruh bagian kulitnya. Saat ini,
buah naga sudah banyak dibudidayakan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Buah naga memiliki keunikan
tersendiri sebagai “ratu malam”. Pasalnya, proses mekar bunga buah naga terjadi
pada waktu tengah malam. Secara bertahap, makhota bunganya akan mulai mekar
sekitar pukul sembilan dan mekar penuh pada tengah malam.
Buah naga yang ada di di pasaran
dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu buah naga berkulit merah (hylocereus) dan buah naga berkulit
kuning (selenicereus). Hylocereus
memiliki daging buah berwarna putih atau merah hingga kehitaman. Sementara itu,
jenis selenicereus biasanya memiliki
daging buah berwarna putih.
Selain rasanya yang manis dan
menyegarkan, buah naga memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan. Kandungan
antioksidan dan serat di dalamnya mampu membri efek positif bagi kesehatan.
Buah naga dipercaya dapat menurunkan kolesterol. Menyeimbangkan kadar gula
darah, serta mencegah penyakit kanker dan jantung.
buah naga berkhasiat untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh
dan menyeimbangkan kadar gula darah
dan menyeimbangkan kadar gula darah
Kandungan Gizi Buah Naga
Buah naga mengandung antioksidan
yang tinggi meliputi beta-karoten, lycopene dan vitamin E. Sementara itu,
bagian bijinya mengandung 50% asam lemak esensial, yaitu 48% asam linoleat dan
1,5 asam linolenat yang penting bagi kesehatan tubuh. Secara umum, kandungan
zat gizi dari buah naga yaitu
Kandungan zat gizi buah naga per
100 gram
Komponen Zat Gizi Jumlah
Air 87,3
gram
Energi 89,43
kcal
Protein 0,16
gram
Lemak 0,23
kcal
Karbohidrat 1,48
gram
Serat 10,1
gram
Kalsium 5,7
mg
Fosfor 23
mg
Magnesium 28,3
ug
Natrium 50,15
mg
Kalium 56,96
mg
Besi 3,4
mg
Tembaga 0,031
mg
Thiamin 48,9
ug
Riboflavin 40,75
ug
Niasin 513,78
ug
Piridoksin 20,579
ug
Kobalamin 15,61
ug
Vitamin C 525,32
ug
Vitamin A 120,13
ug
Vitamin E 105,67
ug
Likopen 14,35
mg
Antioksidan, Penangkal Jantung
Senyawa antioksidan yang utama
pada buah naga adalah polifenol, vitamin C dan vitamin E. Berbagai studi telah
dilakukan untuk membuktikan peran buah naga dalam mencegah penyakit jantung.
Berdasarkan studi preklinis selama enam minggu menemukan bahwa konsumsi 300
gram, 500 gram dan 700 gram buah naga setiap hari dapat menurunakn kadar
kolesterol total, trigliserida dan LDL pada subjek hiperkolesterol. Bahkan,
kadar HDL meningkat secara signifikan.
Berdasarkan studi yang dilakukan
terhadap staf dan mahasiswa yang menderita hiperkolesterolemia di Universiti
Putra Malaysia, dapat disimpulkan bahwa subjek yang mengkonsumsi 400 gram dan
600 gram buah naga setiap hari selama empat minggu mengalami penurunan kadar
kolesterol total dan kadar LDL. Menariknya, subjek tersebut mengalami
peningkatan kadar HDL. Peranan antioksidan terhadap peningkatan kadar HDL dan
penurunan kadar kolesterol, LDL serta trigliserida darah .
Serat, Pembuang Kolesterol
Kandungan serat larut air dalam
buah naga berguna untuk mengikat asam empedu sehingga dapat membantu menurunkan
kolesterol tubuh. Senyawa lain dalam buah naga yang memiliki efek positif untuk
menurunkan kadar kolesterol tubuh yaitu kandungan sterol.
Prebiotik, baik untuk Sistem Pencernaan
Jenis karbohidrat yang terkandung
di dalam buah naga di antaranya glukosa, fruktosa dan oligosakarida.
Oligosakarida inilah yang berperan sebagai prebiotik dalam tubuh.
Prebiotik merupakan senyawa
menguntungkan yang dapat merangsang pertumbuhan bakteri baik di dalam usus
besar, seperti Lactobacillus sp dan Bifidus sp.


No comments:
Post a Comment