Anggur (Vitis Vinifera L) memiliki kandungan
antioksidan tinggi. Senyawa antioksidan terbesar dalam anggur adalah senyawa
fenol. Dalam tiap 100 gram buah anggur merah terkandung 14,98 gram senyawa
fenol. Sementara itu, pada anggur hijau mengandung 12,16 gram senyawa fenol. Senyawa
fenol yang terdapat pada anggur berperan aktir dalam proses kerja tubuh,
penangkal radikal bebas dan pencegah terbentuknya sel kanker.
Buah ini
pertama kali dikenal di Benua Eropa. Sebutan lain anggur di beberapa negara di
antaranya grape (Inggris); anggur (melayu); nho (vietnam); angun (Thailand);
dan ubas (Filipina).
Kandungan Gizi Anggur
Penelitian mengenai manfaat
anggur terhadap kesehatan sudah sering dilakukan. Beberapa penelitian
menyebutkan bahwa senyawa aktif dalam anggur mampu meningkatkan kerja sel
pembuluh darah yang berperan untuk memperlancar aliran darah sehingga dapat
menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Dalam buah anggur terdapat
bermacam-macam zat yang memberikan manfaat kesehatan. Berikut kandungan zat
gizi dalam anggur secara lengkap.
Kandungan zat gizi anggur per 100 gram
Komponen Zat Gizi Jumlah
Air 80,54
gram
Energi 69
kcal
Protein 0,72
gram
Lemak 0,16
gram
Karbohidrat 18,1
gram
Serat 0,9
gram
Kalsium 10
mg
Fosfor 20
mg
Besi 0,36
mg
Magnesium 7
mg
Mangan 0,071
mg
Natrium 2
ug
Kalium 191
mg
Seng 0,07
mg
Tiamin 0,069
mg
Riboflavin 0,07
mg
Niasin 0,188
mg
Asam Pantotenat 0,05
mg
Vitamin B6 0,086
mg
Folat 2
ug
Vitamin B12 -
Vitamin C 3,2
mg
Vitamin K 14,6
mg
anggur memiliki kandungan antioksidan yang dapat mengurangi
resiko penyakit jantung, kanker dan diabetes
Tidak hanya sebagai penangkal
penyakit jantung dan pembuluh darah, anggur juga dapat meminimalkan serangan
penyakit kanker dan penyakit lainnya. Berbagai macam senyawa aktif di dalam
anggur di antaranya resveratrol, antosianin, quercetin dan saponin.
Polifenol, Pencegah Penyakit Jantung
Senyawa polifenol pada anggur
dikenal sebagai resveratrol dan antosianin. Kandungan resveratrol banyak terdapat
pada kulit anggur. Resveratrol berfungsi sebagai antioksidan untuk emncegah
penyakit jantung, penyakit tulang dan penyakit sendi. Selain itu, resveratrol
juga dapat menekan gen pemicu terjadinya peradangan pada pembuluh darah dan
sendi.
Selain bermanfaat untuk penyakit
jantung dan sendi, resveratrol juga memiliki efek antipenuaan dini dan antikanker,
khususnya kanker kolon, kanker prostat dan kanker payudara para dokter dari Institute of Cancer Research membuktikan
bahwa antioksidan yang terkandung dalam anggur dapat melindungi tubuh dari
fibrosis payudara (pengerasan jaringan di sekitar payudara) akibat proses
radioterapi (radiasi).
Anggur juga mengandung antosianin
yang memiliki sifat antioksidan. Antosianin berfungsi untuk mencegah terjadinya
aterosklerosis, melindungi lambung dari kerusakan, menghambat sel tumor,
meningkatkan kemampuan penglihatan, serta melindungi otak dari kerusakan dan
meningkatkan memori otak.
Quercetin, Pencegah Penyakit
kanker
Quercetin merupakan salah satu
senyawa aktif dalam anggur yang termasuk ke dalam golongan flavonoid. Flavonoid
memberikan warna ungu pada si kecil manis ini. Flavonoid berfungsi sebagai
atioksidan ampuh untuk mencegah kanker, menghambat oksidasi LDL pada dinding pembuluh
koroner jantung dan mencegah oksidasi sel dalam tubuh akibat radikal bebas
Beberapa keunggulan flavonoid
bagi kesehatan manusia di antaranya memberikan efek antimikroba (anti-infeksi),
memperbaiki fungsi endotel (pembuluh darah) dan menghambat aterosklerosis
(timbunan lemak di pembuluh darah). Seperti halnya flavonoid, quercetin dalam
anggur juga berperan sebagai antimikroba, pencegah penyakit kanker, serta
pencegah penyakit jantung dan pembuluh darah.
Saponin, Pencegah Penyakit Diabetes
Saponin dapat menurunkan kadar
gula darah dan menghambat penyerapan kolesterol. Artinya, Saponin berperan
dalam meminimalkan serangan penyakit diabetes dan jantung.
Karotenoid, Pencegah Penyakit
Degeneratif
Karotenoid diyakini sebagai
pelindung sel dari radikal bebas penyebab penyakit degeneratif, seperti
penyakit jantung, kanker dan beberapa penyakit akibat penuaan. Jenis karotenoid
yang terdapat pada anggur yaitu lutein dan B-karoten.
Dalam studi yang diterbitkan pada
Clin Dermatol (2009) menyebutkan bahwa lutein berfungsi untuk mengatur panjang
gelombang energi penglihatan dan berfungsi sebagai atioksidan untuk mencegah
radikal bebas terhadap mata. Sementara itu, studi yang diterbitkan dalam Mol
Aspects Med (2005) menyebutkan efek karotenoid sangat penting untuk memelihara
fungsi mata dan mencegah penyakit degeneratif.
Likopen, Pencegah Penyakit Kanker
Likopen dapat melindungi tubuh
dari berbagai serangan kanker, seperti kanker prostat, kanker rahim, kanker
paru-paru, kanker usus besar dan kanker payudara. Berdasarkan studi yang
diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa kadar
likopen plasma pada pasien yang memiliki adenoma kolorektral (polip usus)
ternyata 35% lebih rendah dibandingkan dengan orang normal


No comments:
Post a Comment