Thursday, November 30, 2017

PEPAYA MUDA DAN DAUN PEPAYA PEMECAH PROTEIN DAN ANTIKANKER


Sebagai negara agraris yang kaya akan tanaman, Indonesia memiliki beragam jenis buah dan sayuran. Salah satu jenisnya adalah pepaya yang telah lama berkembang di daerah Indonesia dan dikenal sebagai tanaman tropis. Banyak yang mengenal pepaya sebagai buah yang lezat. Apalagi jika sudah matang dengan daging buahnya yang lunak, berwarna merah dan berasa manis. Selain sebagai buah, pepaya yang masih muda juga bisa dimanfaatkan sebagai sayur.
Tanaman yang bernama latin Carica pepaya L. Ini berasal dari Amerika Tengah. Tanaman ini mudah tumbuh di mana saja, jadi tak mengherankan jika dapat menemukan pepaya dengan mudah. Sentra produksi pepaya di Indonesia terletak di Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Bali dan NTB.
Selain buahnya, bagian lain dari pepaya yang dapat digunakan adalah daunnya. Bahkan, hampir semua bagian dari buah pepaya ini bermanfaat. Tak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai obat dan industri. Mulai dari akar, batang, daun, kuntum bunga, buah, kulit pohon, sampai getahnya. Banyak orang yang tidak menyukai daun pepaya karena rasa pahitnya. Padahal, di balik rasa pahitnya itulah tersembunyi manfaat daun pepaya yang tak kalah dari buahnya.
                daun pepaya mengandung enzim proteolitik untuk meningkatkan nafsu makan

Kandungan Gizi Pepaya
Pepaya muda memiliki kandungan gizi yang berbeda dibandingkan dengan kandungan gizi yang terdapat pada pepaya yang sudah matang. Bahkan, yang mengejutkan adalah kandungan zat gizi pada pepaya muda lebih tinggi daripada kandungan zat gizi pada buah pepaya yang sudah matang. Kandungan ini berbeda pada daun pepaya.


Kandungan zat gizi pepaya muda dan daun pepaya per 100 gram
Kandungan Gizi                 Pepaya Muda                    Daun Pepaya
Energi (kcal)                          26                                         79
Protein (gram)                       2,1                                          8
Lemak (gram)                       0,1                                          2
Karbohidrat (gram)               4,9                                        11,9
Kalsium (mg)                        50                                         353
Fosfor (mg)                           16                                           63
Fe (mg)                                 0                                              1
Vitamin A (SI/mg)               50                                          18250
Vitamin B (mg)                    0,02                                        0,15
Vitamin C (mg)                   19                                            140
BDD (%)                             76                                            71

Mungkin sudah banyak yang tahu mengenai manfaat pepaya yang telah matang. Contohnya kandungan vitaminnya yang tinggi, yaitu vitamin C dan vitamin A. Kandungan vitamin A pada buah pepaya matang lebih tinggi daripada wortel. Sementara kandungan vitamin C-nya lebih tinggi daripada jeruk. Keistimewaan lain dari pepaya adalah adanya senyawa zat aktif yang memberi efek positif. Beberapa di antaranya sebagai berikut.

Papain, Enzim Pemecah Protein dan Antiseptik
Getah pepaya yang berwarna putih mengandung enzim pemecah protein atau yang biasa disebut dengan enzim proteolitik. Enzim inilah yang diduga berperan dalam meningkatkan nafsu makan. Selain itu, papain juga memiliki peran dalam memecah protein menjadi arginin. Arginin adalah salah satu asam amino yang dalam kondisi normal tidak dapat diproduksi tubuh dan bisa diperoleh melalui makanan seperti telur dan ragi.
Papain juga berfungsi membantu pengaturan asam amino dan mengeluarkan racun tubuh. Melalui fungsi ini, secara otomatis sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan. Papain yang terdapat dalam daun pepaya ini telah banyak dimanfaatkan oleh orang-orang zaman dahulu sebagai bahan pelunak daging. Serat-serat dalam daging yang sulit dicerna ini dapat dipecah oleh enzim papain, terutama daging kambing dan sapi yang akan diolah menjadi makanan lain.
Tidak hanya itu, papain pun memiliki sifat antiseptik dan membantu mencegah perkembangbiakan bakteri yang merugikan di dalam usus. Papain dapat digunakan untuk menormalkan pH usus dan menjadikan keadaan flora dalam usus menjadi normal. Papain ini dapat ditemukan di seluruh bagian pepaya, baik kulit, buah, maupun bijinya.
Terkait dengan fungsi papain dalam pepaya yang dapat memecah protein, terdapat juga mitos yang tersebar di masyarakat bahwa pepaya memiliki efek dalam menggugurkan kandungan. Bahkan, di beberapa daerah seperti Papua Nugini dan Peru, pepaya dimanfaatkan sebagai alat kontrasepsi.

Karpain, Antikanker
Senyawa aktif yang satu ini juga terdapat di dalam getah putih pepaya yang berpeluang sebagai zat antikanker. Journal Society of Biology pernah mengutip hasil penelitian yang dilakukan oleh Bouchut bahwa daun pepaya memiliki sifat antitumor dan antikanker.
Karpain secara kimia dijelaskan sebagai alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai maetulen. Senyawa ini berperan dalam menghambat kerja beberapa mirkoorganisme yang mengganggu fungsi pencernaan. Tak hanya itu, 50 asam amino yang penting dalam tubuh ternyata juga  terkandung dalam getah pepaya tersebut. Jadi mulai saat ini, tak usah membersihkan getah putih yang terdapat dalam pepaya saat ingin menyaantapnya jika tak ingin kehilangan beribu manfaat di dalammnya.


8 comments:

  1. artikel yang sangat bermanfaat lanjutkan bang

    ReplyDelete
  2. Saya baru tahu disini, ternyata sehat itu tidak selalu harus mahal. Dengan pepaya muda saja kita bisa sehat.
    Nice artikel,makasih sudah berbagi, happy blogging.

    ReplyDelete