Sebagai negara agraris yang kaya
akan tanaman, Indonesia memiliki beragam jenis buah dan sayuran. Salah satu
jenisnya adalah pepaya yang telah lama berkembang di daerah Indonesia dan
dikenal sebagai tanaman tropis. Banyak yang mengenal pepaya sebagai buah yang
lezat. Apalagi jika sudah matang dengan daging buahnya yang lunak, berwarna
merah dan berasa manis. Selain sebagai buah, pepaya yang masih muda juga bisa
dimanfaatkan sebagai sayur.
Tanaman yang bernama latin Carica
pepaya L. Ini berasal dari Amerika Tengah. Tanaman ini mudah tumbuh di mana
saja, jadi tak mengherankan jika dapat menemukan pepaya dengan mudah. Sentra
produksi pepaya di Indonesia terletak di Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah,
DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Bali dan NTB.
Selain buahnya, bagian lain dari
pepaya yang dapat digunakan adalah daunnya. Bahkan, hampir semua bagian dari
buah pepaya ini bermanfaat. Tak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai
obat dan industri. Mulai dari akar, batang, daun, kuntum bunga, buah, kulit
pohon, sampai getahnya. Banyak orang yang tidak menyukai daun pepaya karena
rasa pahitnya. Padahal, di balik rasa pahitnya itulah tersembunyi manfaat daun
pepaya yang tak kalah dari buahnya.
daun pepaya mengandung enzim proteolitik untuk meningkatkan nafsu makan
Kandungan Gizi Pepaya
Pepaya muda memiliki kandungan
gizi yang berbeda dibandingkan dengan kandungan gizi yang terdapat pada pepaya
yang sudah matang. Bahkan, yang mengejutkan adalah kandungan zat gizi pada pepaya
muda lebih tinggi daripada kandungan zat gizi pada buah pepaya yang sudah
matang. Kandungan ini berbeda pada daun pepaya.
Kandungan zat gizi pepaya muda
dan daun pepaya per 100 gram
Kandungan Gizi Pepaya Muda Daun Pepaya
Energi (kcal) 26 79
Protein (gram) 2,1 8
Lemak (gram) 0,1 2
Karbohidrat (gram) 4,9 11,9
Kalsium (mg) 50 353
Fosfor (mg) 16 63
Fe (mg) 0 1
Vitamin A (SI/mg) 50 18250
Vitamin B (mg) 0,02 0,15
Vitamin C (mg) 19 140
BDD (%) 76 71
Mungkin sudah banyak yang tahu
mengenai manfaat pepaya yang telah matang. Contohnya kandungan vitaminnya yang
tinggi, yaitu vitamin C dan vitamin A. Kandungan vitamin A pada buah pepaya
matang lebih tinggi daripada wortel. Sementara kandungan vitamin C-nya lebih
tinggi daripada jeruk. Keistimewaan lain dari pepaya adalah adanya senyawa zat
aktif yang memberi efek positif. Beberapa di antaranya sebagai berikut.
Papain, Enzim Pemecah Protein dan Antiseptik
Getah pepaya yang berwarna putih
mengandung enzim pemecah protein atau yang biasa disebut dengan enzim
proteolitik. Enzim inilah yang diduga berperan dalam meningkatkan nafsu makan.
Selain itu, papain juga memiliki peran dalam memecah protein menjadi arginin.
Arginin adalah salah satu asam amino yang dalam kondisi normal tidak dapat
diproduksi tubuh dan bisa diperoleh melalui makanan seperti telur dan ragi.
Papain juga berfungsi membantu
pengaturan asam amino dan mengeluarkan racun tubuh. Melalui fungsi ini, secara
otomatis sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan. Papain yang terdapat dalam
daun pepaya ini telah banyak dimanfaatkan oleh orang-orang zaman dahulu sebagai
bahan pelunak daging. Serat-serat dalam daging yang sulit dicerna ini dapat
dipecah oleh enzim papain, terutama daging kambing dan sapi yang akan diolah
menjadi makanan lain.
Tidak hanya itu, papain pun
memiliki sifat antiseptik dan membantu mencegah perkembangbiakan bakteri yang
merugikan di dalam usus. Papain dapat digunakan untuk menormalkan pH usus dan
menjadikan keadaan flora dalam usus menjadi normal. Papain ini dapat ditemukan
di seluruh bagian pepaya, baik kulit, buah, maupun bijinya.
Terkait dengan fungsi papain
dalam pepaya yang dapat memecah protein, terdapat juga mitos yang tersebar di
masyarakat bahwa pepaya memiliki efek dalam menggugurkan kandungan. Bahkan, di
beberapa daerah seperti Papua Nugini dan Peru, pepaya dimanfaatkan sebagai alat
kontrasepsi.
Karpain, Antikanker
Senyawa aktif yang satu ini juga
terdapat di dalam getah putih pepaya yang berpeluang sebagai zat antikanker.
Journal Society of Biology pernah mengutip hasil penelitian yang dilakukan oleh
Bouchut bahwa daun pepaya memiliki sifat antitumor dan antikanker.
Karpain secara kimia dijelaskan
sebagai alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai maetulen.
Senyawa ini berperan dalam menghambat kerja beberapa mirkoorganisme yang
mengganggu fungsi pencernaan. Tak hanya itu, 50 asam amino yang penting dalam
tubuh ternyata juga terkandung dalam
getah pepaya tersebut. Jadi mulai saat ini, tak usah membersihkan getah putih
yang terdapat dalam pepaya saat ingin menyaantapnya jika tak ingin kehilangan
beribu manfaat di dalammnya.


Mantap
ReplyDeletemakasih mas
Deleteartikel yang sangat bermanfaat lanjutkan bang
ReplyDeleteterimakasih bang, tetap semangat nulisnya
DeleteSaya baru tahu disini, ternyata sehat itu tidak selalu harus mahal. Dengan pepaya muda saja kita bisa sehat.
ReplyDeleteNice artikel,makasih sudah berbagi, happy blogging.
hehe iya gan, thaks ya
Deletethanks sudah sharing mas
ReplyDeletesama sama mas terimakasih sudah mampir
Delete